Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Jumat (9/1/2026) —Didampingi Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek), Prof. Stella Christie, melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Sekolah Garuda Baru di Desa Kerekeh serta Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sumbawa.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah, Asisten II Setda, serta Kepala Perangkat Daerah terkait, sebagai bentuk dukungan dan sinergi pemerintah daerah terhadap program strategis nasional di bidang pendidikan.
Wamendiktisaintek Prof. Stella Christie menyampaikan apresiasinya terhadap lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru di Sumbawa. Menurutnya, kedua lokasi yang dikunjungi memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Kedua lokasi yang saya kunjungi sangat indah pemandangannya dan berpotensi untuk dibangun dengan baik,” ujar Prof. Stella Christie.
Ia juga menegaskan bahwa penentuan lokasi Sekolah Garuda Baru di Sumbawa merupakan pilihan yang sangat baik dan akan dicermati secara menyeluruh sebelum diputuskan di tingkat pusat.
“Kami akan mencermati dengan seksama dan memberikan masukan yang nantinya akan diputuskan oleh Bapak Menteri dan Bapak Presiden,” tambahnya.
Usai meninjau lokasi Sekolah Garuda Baru di Desa Kerekeh, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR). Di lokasi ini, Prof. Stella Christie tampak berinteraksi langsung dengan para siswa dan menyampaikan rasa senangnya melihat proses pembelajaran yang berlangsung.
“Saya senang sekali bisa berinteraksi dengan anak-anak dan melihat mereka bermain sambil belajar matematika,” ungkapnya.
Sebagai akademisi dan profesor di bidang ilmu otak (neurosains), Prof. Stella Christie menekankan pentingnya metode bermain sambil belajar bagi perkembangan kognitif anak-anak.
“Bermain sambil belajar sangat penting untuk perkembangan otak anak-anak, dan saya senang melihat anak-anak di sini sudah melakukan itu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendiktisaintek juga memuji penggunaan smart board dan digital board yang telah diterapkan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
“Ini sangat baik, karena anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan,” katanya.
Namun demikian, Prof. Stella Christie juga menekankan pentingnya pembelajaran aktif, bukan sekadar menonton materi visual.
“Saya melihat anak-anak menonton video tentang metamorfosis, tapi saya ingin mereka tidak hanya menonton, melainkan juga bertanya dan berpikir,” ujarnya.
Ia menyarankan para guru untuk menghentikan video pembelajaran sesekali dan mengajak siswa berdiskusi atau menjawab pertanyaan agar proses belajar menjadi lebih bermakna.
“Belajar itu harus aktif, tidak hanya pasif menonton. Anak-anak harus berpikir dan bertanya agar ilmunya benar-benar terserap,” tambahnya.
Menutup kunjungannya, Prof. Stella Christie memuji visi Presiden Republik Indonesia terkait digitalisasi sekolah dan pengembangan Sekolah Garuda.
“Visi Bapak Presiden dapat kita lihat dari Sekolah Rakyat untuk desil 1 dan desil 2, dengan digitalisasi melalui smart board agar bahan ajar terbaik tersedia bagi semua anak di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Garuda bagi putra-putri terbaik bangsa di sekolah yang berkualitas dan bertaraf internasional,” tutupnya.
Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan. Peninjauan langsung lokasi Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Rakyat menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan lahan, dukungan kebijakan, serta sinergi lintas sektor.
Sekolah Garuda Baru diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan bertaraf internasional, sementara Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat pada kelompok desil bawah. Kehadiran teknologi digital dan pendekatan pembelajaran aktif yang ditekankan oleh Wamendiktisaintek juga sejalan dengan upaya Pemkab Sumbawa dalam mendorong transformasi pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari transparansi publik atas langkah-langkah strategis yang diambil Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia daerah. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa