Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/November 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan keuangan daerah dengan merilis Laporan Realisasi Anggaran (LRA) per 30 November 2025. Laporan ini menggambarkan capaian kinerja pendapatan, belanja, serta pembiayaan daerah menjelang akhir tahun anggaran.
Berdasarkan data LRA, terlihat bahwa kinerja pendapatan daerah berada dalam tren positif, sementara serapan belanja menunjukkan progres yang semakin meningkat, khususnya pada program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan bahwa realisasi anggaran hingga bulan November memberikan gambaran kesehatan fiskal daerah yang baik. “Transparansi anggaran adalah fondasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Laporan ini bukan hanya sebagai kewajiban administrasi, tetapi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat,” tegas Bupati.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menambahkan bahwa sejumlah percepatan program dilakukan sepanjang triwulan IV, termasuk kegiatan infrastruktur strategis, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pelayanan kesehatan, serta koordinasi dengan kementerian untuk program nasional seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Digitalisasi Pembelajaran.
Analisis LRA Kabupaten Sumbawa per 30 November 2025
Pendapatan daerah menunjukkan progres yang sangat baik, dengan capaian realisasi umumnya berada pada kisaran 85%–95% hingga akhir November. Komponen yang berkontribusi signifikan antara lain:
– Kinerja pajak daerah meningkat melalui optimalisasi pajak mineral bukan logam, PBB-P2, serta pajak restoran.
– Retribusi daerah masih membutuhkan penguatan, terutama pada sektor jasa usaha dan pelayanan tertentu.
Dana Transfer dari Pemerintah Pusat mencapai lebih dari 90%, terutama pada komponen:
DAU, tersalur penuh sesuai jadwal nasional
DBH, mengalami fluktuasi namun tetap stabil
DAK fisik dan non-fisik terus dipacu penyerapannya menjelang tutup tahun anggaran
Belanja daerah menunjukkan serapan yang tinggi pada sektor:
Meningkat karena adanya proses digitalisasi pembelajaran serta koordinasi lanjutan dengan Kemendikbud.
Terserap optimal untuk:
– penanganan stunting
– penguatan layanan Puskesmas
– pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien
Memasuki percepatan setelah monitoring lapangan oleh Bupati dan Wakil Bupati, termasuk:
– inspeksi jembatan Prode SP1
– rehabilitasi infrastruktur pertanian
– peningkatan sarana transportasi pendukung jalur ekonomi
Terutama mendukung pembangunan gerai & gudang Koperasi Merah Putih pada 15 desa yang telah menyatakan siap.
Pembiayaan Neto menunjukkan bahwa daerah:
Menggunakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebelumnya untuk menutup defisit terencana.
Tidak menunjukkan ketergantungan berlebihan pada pembiayaan eksternal.
Berdasarkan pola umum realisasi anggaran hingga November, dapat disimpulkan bahwa:
Melalui publikasi LRA ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya terhadap transparansi anggaran, akuntabilitas, serta optimalisasi pelayanan publik. Pemerintah Daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal dan memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa
sumber: Bagian Adm Pembangunan