BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Tinjau Kerusakan Jembatan di Prode SP1 Plampang, Pastikan Kelancaran Distribusi Hasil Panen

Pemkab Sumbawa Tinjau Kerusakan Jembatan di Prode SP1 Plampang, Pastikan Kelancaran Distribusi Hasil Panen

11 Desember 2025   249

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/10 Desember 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama Kepala Balai Jalan Provinsi (BPJP) Wilayah Pulau Sumbawa, Mustafa, S.T., M.T., dan sejumlah perangkat daerah terkait, melakukan peninjauan langsung terhadap dua jembatan yang berada di Desa Prode SP1, Kecamatan Plampang.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi jembatan yang mengalami kerusakan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya dalam mobilisasi hasil pertanian.


Peninjauan untuk Pastikan Fungsi Jembatan Optimal

Dalam keterangannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa kedua jembatan tersebut merupakan jalur vital masyarakat, khususnya sebagai:

  • jalur transportasi warga,

  • jalur distribusi hasil panen jagung dan komoditas lainnya,

  • akses mobilitas barang dan jasa di wilayah sentra pertanian Plampang.

"Peninjauan ini penting agar kita memastikan kondisi jembatan tetap optimal untuk digunakan masyarakat. Infrastruktur yang baik adalah kunci kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Wakil Bupati.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung ketersediaan infrastruktur yang aman menjelang panen raya jagung yang segera berlangsung di kawasan Prode SP1.


BPJP Pulau Sumbawa Siap Lakukan Perbaikan

Kepala BPJP Wilayah Pulau Sumbawa, Mustafa, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari direktif Gubernur NTB untuk memastikan infrastruktur jalan dan jembatan di seluruh wilayah tetap dalam kondisi layak dan aman.

“Kami hadir untuk memastikan kondisi jembatan di Prode SP1 memenuhi standar kelayakan. Ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur sesuai arahan Gubernur,” tegasnya.

BPJP akan menindaklanjuti temuan lapangan dan segera menyusun langkah teknis untuk menangani kerusakan tersebut.


OPD Terkait Dilibatkan untuk Penanganan Terpadu

Peninjauan juga melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna melakukan:

  • pemetaan kerusakan,

  • analisis prioritas perbaikan,

  • sinkronisasi data teknis,

  • penyusunan rencana aksi percepatan pemeliharaan.

Pemkab Sumbawa menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar penanganan kerusakan infrastruktur dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.


Ulasan: Mengapa Peninjauan Ini Penting bagi Publik?

1. Menjaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat

Plampang, khususnya SP1 Prode, merupakan sentra produksi jagung. Infrastruktur rusak dapat menghambat distribusi hasil panen, memicu kenaikan biaya logistik, dan mengurangi pendapatan petani.

2. Bagian dari Transparansi Pemerintah

Dengan publikasi kegiatan peninjauan ini, Pemkab Sumbawa menunjukkan keterbukaan kepada masyarakat atas upaya pemerintah dalam:

  • menjaga fasilitas publik,

  • menindaklanjuti keluhan masyarakat,

  • memastikan keberlanjutan layanan dasar.

3. Menjamin Keselamatan Pengguna Jalan

Kerusakan jembatan berpotensi membahayakan warga. Peninjauan cepat adalah bentuk komitmen pemerintah untuk mengurangi risiko kecelakaan.

4. Bukti Responsifnya Pemerintah Daerah

Langkah langsung yang diambil Wakil Bupati bersama BPJP menunjukkan bahwa pemerintah:

  • responsif,

  • hadir di tengah masyarakat,

  • mengambil tindakan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.


Kesimpulan

Kunjungan Wakil Bupati Sumbawa ke dua jembatan di Prode SP1 Plampang merupakan langkah cepat dan tepat dalam memastikan infrastruktur desa dalam kondisi aman dan layak. Dengan adanya tindak lanjut dari BPJP dan OPD teknis, diharapkan perbaikan jembatan dapat segera direalisasikan sehingga mendukung kelancaran transportasi, keamanan masyarakat, dan penguatan ekonomi daerah. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa