Lombok Tengah, 8 Desember 2025 — Bupati Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Pusat Persemaian Modern Mandalika, salah satu fasilitas perbenihan terbesar dan tercanggih di Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kunjungan ini menjadi langkah strategis Pemkab Sumbawa dalam memperkuat kolaborasi pengembangan lingkungan hidup, khususnya rehabilitasi hutan dan pemulihan ekosistem.
Didampingi jajaran terkait, Bupati Sumbawa meninjau langsung proses pembibitan berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan jutaan bibit setiap tahunnya. Persemaian modern ini dilengkapi sistem irigasi otomatis, pengaturan kelembapan digital, hingga teknologi pemilihan benih unggul yang memungkinkan produksi bibit berkualitas tinggi dan tahan iklim.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa teknologi yang diterapkan di Persemaian Modern Mandalika merupakan peluang besar bagi daerah untuk mempercepat program penghijauan dan penguatan ruang terbuka hijau.
“Sumbawa memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini bukan hanya menambah kapasitas daerah dalam penyediaan bibit, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya kita menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berupaya memanfaatkan teknologi persemaian modern untuk mendukung sejumlah program prioritas, antara lain:
rehabilitasi lahan kritis,
penguatan kawasan konservasi,
penataan ruang terbuka hijau perkotaan,
penyediaan bibit untuk kegiatan ekonomi berbasis lingkungan,
mitigasi perubahan iklim melalui penanaman pohon berkelanjutan.
Kunjungan kerja ini diharapkan membuka jalan bagi perjanjian kerja sama dan penguatan distribusi bibit ke wilayah-wilayah yang membutuhkan di Kabupaten Sumbawa. Selain meninjau fasilitas, rombongan juga membahas potensi integrasi program persemaian dengan edukasi lingkungan di masyarakat.
Kepentingan Publikasi & Transparansi Pemerintah Kabupaten Sumbawa
Kunjungan ini menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa memiliki komitmen kuat terhadap agenda hijau (green agenda), termasuk:
pemulihan hutan,
konservasi ekosistem,
adaptasi perubahan iklim,
pembangunan berkelanjutan.
Ini penting untuk mengurangi risiko bencana ekologis seperti banjir, longsor, dan kekeringan.
Persemaian modern Mandalika menggunakan teknologi digital untuk proses pembibitan. Melalui kerja sama ini, Sumbawa:
memperoleh akses bibit berkualitas tinggi,
mempercepat penanaman pohon skala besar,
mengurangi biaya produksi bibit sendiri,
mendorong efisiensi program penghijauan lingkungan.
Kegiatan ini berpengaruh pada sektor:
lingkungan hidup → udara lebih bersih, ruang hijau lebih luas
kesehatan masyarakat → lingkungan sehat menurunkan risiko penyakit
ekonomi hijau (green economy) → mendukung UMKM tanaman, agroforestry, dan pertanian ramah lingkungan
pendidikan → menjadi pusat edukasi lingkungan untuk sekolah dan komunitas
Publikasi kegiatan ini menunjukkan:
pemerintah bekerja berdasarkan perencanaan,
pelaksanaan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,
Pemkab membuka diri terhadap inovasi dan teknologi,
anggaran daerah yang terkait rehabilitasi lingkungan memiliki arah dan dampak jelas.
Melalui artikel ini, masyarakat dapat memahami:
bahwa upaya penghijauan dan penanaman pohon didasarkan pada teknologi dan kerja sama, bukan sekadar kegiatan seremonial,
bahwa Pemkab Sumbawa mengambil langkah konkret dan modern untuk menjaga alam,
bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari visi pembangunan jangka panjang Bupati Sumbawa.
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa
sumber: Fb Syarafuddin Jarot