Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/5 November 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendampingi Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB bersama Kepala Kanwil KPPN Provinsi NTB dalam kunjungan lapangan ke Sekolah Rakyat Dasar (SRD) di Kabupaten Sumbawa, Rabu pagi (5/11).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan implementasi program pendidikan pemerintah pusat di daerah berjalan efektif, serta meninjau langsung kondisi sarana-prasarana dan proses pembelajaran di SRD.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa H. Ansori menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Sekolah Rakyat Dasar yang dinilainya sangat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan layak.
“Kehadiran Sekolah Rakyat ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. Kami berharap ke depan Sumbawa terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat agar program strategis nasional bisa berjalan optimal di daerah,” ujar Wabup.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Ratih H.K., mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang dinilai cepat dan responsif dalam menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk penyediaan lahan dan dukungan operasional bagi SRD.
Ratih menjelaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud implementasi Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui pemerataan akses pendidikan.
“Pemerintah mengikhtiarkan kehadiran Sekolah Rakyat di berbagai daerah, terutama bagi anak-anak yang mungkin tidak memiliki harapan besar untuk bersekolah. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ungkapnya.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif antara perwakilan DJPb, KPPN, dan para Kepala OPD Kabupaten Sumbawa, guna membahas kolaborasi program pendidikan dan dukungan fiskal untuk keberlanjutan SRD di masa mendatang.
1. Tujuan dan Relevansi Kegiatan
Kunjungan ini memiliki nilai strategis tinggi karena:
Menguatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program pemerataan akses pendidikan.
Mendukung visi pembangunan SDM Kabupaten Sumbawa yang unggul, cerdas, dan berdaya saing.
Menjadi bentuk nyata implementasi transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pendidikan.
2. Dampak Positif Terhadap Daerah
Memberikan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan dasar gratis dan berkualitas.
Meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pendidikan pemerintah.
Menjadi contoh praktik kolaborasi lintas lembaga yang baik antara Pemkab, DJPb, dan KPPN.
3. Persepsi Publik dan Komunikasi Pemerintah
Narasi publik terhadap kegiatan ini bernuansa positif dan inspiratif, karena menyoroti kepedulian pemerintah terhadap pendidikan anak miskin.
Potensi engagement tinggi di media sosial, terutama bila disajikan dengan format visual (foto siswa, aktivitas belajar, dan dialog lapangan).
Perlu dilanjutkan dengan publikasi tindak lanjut seperti hasil monitoring SRD dan kisah sukses siswa untuk menjaga konsistensi kepercayaan publik.
4. Rekomendasi Komunikasi Publik
Gunakan narasi utama: “Pemerintah Hadir untuk Pendidikan Merata dan Berkualitas.”
Sebarluaskan melalui kanal resmi: Website Pemkab, PPID, dan Media Sosial Dinas Pendidikan & Kominfotiksandi.
Publikasi visual disarankan dalam bentuk video pendek dan foto dokumentatif dengan caption edukatif.
Kunjungan lapangan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pendidikan. Melalui kolaborasi aktif dengan Kementerian Keuangan dan lembaga teknis terkait, Pemkab Sumbawa menunjukkan kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan berpihak pada masyarakat kecil — sejalan dengan semangat pembangunan manusia seutuhnya. (KH74)
artikel berita dan ulasannya keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa