BERITA DETAIL
Gerakan Peduli Stunting dan Pemberian Santunan Lansia: Kolaborasi untuk Generasi Sehat dan Sejahtera

Gerakan Peduli Stunting dan Pemberian Santunan Lansia: Kolaborasi untuk Generasi Sehat dan Sejahtera

31 Oktober 2025   538

 

 

Wakil Gubernur NTB Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Perubahan Sosial

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/31 Oktober 2025 — Suasana penuh kehangatan menyelimuti halaman UPT Puskesmas Unit II Sumbawa (Brangbiji) pada Jumat pagi. Sekitar seratus warga, terdiri dari keluarga berisiko stunting dan para lansia, antusias menghadiri kegiatan Gerakan Peduli Stunting dan Pemberian Santunan untuk Lansia.
Acara ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP, di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan berlangsung berkat kolaborasi antara Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, TP PKK Provinsi dan Kabupaten Sumbawa, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.


Kehadiran Pimpinan Daerah dan Unsur Lintas Sektor

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Ny. Sinta Agathia M. Iqbal, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, serta Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori.
Tampak pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala UPT Puskesmas Unit II Sumbawa, Lurah Brangbiji, serta jajaran perangkat daerah lingkup Pemkab Sumbawa.

Dari unsur Pemerintah Provinsi NTB, hadir pula sejumlah pejabat, di antaranya Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Kepala Dinas Sosial NTB, Kepala DP3AP2KB NTB, Inspektur Provinsi NTB, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB, bersama jajaran pengurus BKOW Provinsi NTB.

Kehadiran para tokoh lintas sektor ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan lansia di Kabupaten Sumbawa.


Perempuan sebagai Garda Terdepan Perubahan Sosial

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP, yang juga menjabat sebagai Ketua BKOW Provinsi NTB, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi stunting dan memperhatikan kesejahteraan lansia.

“Keberhasilan menurunkan angka stunting dan memperhatikan kesejahteraan lansia memerlukan kolaborasi lintas sektor, dengan perempuan sebagai garda terdepan perubahan sosial,” ujarnya.

Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan besar dalam membentuk peradaban, bukan hanya melalui peran domestik di keluarga, tetapi juga sebagai penggerak sosial di tengah masyarakat.

“Dari tangan-tangan ibu yang penuh kasih lahir generasi sehat, dan dari kepedulian mereka tumbuh lingkungan yang peduli terhadap para lansia,” tambahnya.

Wakil Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada GOW dan TP PKK Kabupaten Sumbawa yang terus aktif turun ke lapangan, mendampingi keluarga berisiko stunting, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kepedulian bisa menjadi energi sosial yang menyembuhkan. Hari ini kita tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga menebar semangat kasih dan gotong royong,” tegasnya.


Komitmen GOW Sumbawa untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen GOW untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

“Kami berupaya untuk tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, GOW Kabupaten Sumbawa secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, seperti sosialisasi gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu, anak, dan lansia.


Suasana Penuh Kehangatan dan Kepedulian

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket gizi dan santunan bagi para lansia secara simbolis oleh Wakil Gubernur NTB, Ketua TP PKK Provinsi NTB, dan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa.
Para penerima tampak bahagia dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Suasana penuh keakraban dan kepedulian menyelimuti halaman Puskesmas Brangbiji, mencerminkan semangat gotong royong dan kasih sayang antarwarga serta pemerintah.


Ulasan dan Analisis Kegiatan

1. Kolaborasi Multi-Pihak dalam Penanganan Stunting

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, organisasi wanita, dan masyarakat dalam upaya menekan prevalensi stunting di Kabupaten Sumbawa.
Peran organisasi seperti BKOW, GOW, dan TP PKK sangat strategis karena mampu menjangkau langsung akar persoalan di tingkat keluarga dan komunitas.

2. Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Sosial

Pesan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa perempuan memiliki peran fundamental dalam membangun kualitas generasi bangsa.
Keterlibatan aktif perempuan dalam kegiatan sosial menjadi katalis bagi perubahan perilaku, peningkatan kesadaran gizi, dan pembentukan lingkungan sehat.

3. Kepedulian terhadap Lansia Sebagai Cerminan Masyarakat Beradab

Pemberian santunan kepada lansia bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga bentuk penghargaan moral terhadap kelompok usia lanjut.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemkab Sumbawa dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial, di mana semua lapisan mendapatkan perhatian yang layak.

4. Dampak terhadap Pembangunan Manusia

Program seperti ini memiliki kontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa, terutama pada aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Jika dilaksanakan secara berkelanjutan, kegiatan semacam ini akan memperkuat ketahanan sosial dan solidaritas komunitas.


Rekomendasi dan Tindak Lanjut

  1. Penguatan Program Terpadu Penanganan Stunting dan Lansia
    Pemerintah daerah perlu memperkuat integrasi lintas sektor agar program penanganan stunting dan pemberdayaan lansia lebih efektif dan berkelanjutan.

  2. Pelibatan Lebih Luas Organisasi Wanita dan Kader Lapangan
    GOW, PKK, dan kader Posyandu dapat dilibatkan dalam pemetaan keluarga berisiko stunting serta pendampingan berkelanjutan.

  3. Edukasi dan Sosialisasi Gizi Seimbang Berbasis Komunitas
    Program sosialisasi gizi dan kesehatan keluarga perlu diperluas melalui pendekatan edukatif di sekolah, posyandu, dan kelompok masyarakat.

  4. Monitoring dan Evaluasi Terpadu
    Dinas terkait diharapkan melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas program dan memastikan keberlanjutannya.


Kesimpulan

Kegiatan Gerakan Peduli Stunting dan Pemberian Santunan Lansia di Puskesmas Brangbiji menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan organisasi perempuan dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Melalui kolaborasi ini, upaya penurunan stunting tidak hanya bersifat medis, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” melalui program pembangunan yang berorientasi pada manusia, berbasis komunitas, dan menjunjung nilai-nilai gotong royong. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa