BERITA DETAIL
Wakil Bupati Sumbawa Letakkan Batu Pertama Pembangunan Dapur Makan Bergizi di Desa Pernek

Wakil Bupati Sumbawa Letakkan Batu Pertama Pembangunan Dapur Makan Bergizi di Desa Pernek

28 Oktober 2025   510

 

Dorong Pemenuhan Gizi Anak Sekolah dan Perekonomian Masyarakat Moyo Hulu

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/27 Oktober 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Dapur Makan Bergizi (MBG) milik Yayasan Hidayatul Quran, yang berlokasi di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, pada Senin (27/10) pagi.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dimulainya pembangunan dapur MBG tersebut. Ia berharap pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga fasilitas ini bisa segera beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kita bersyukur pembangunan dapur MBG ini bisa segera dimulai. Semoga tidak ada kendala di lapangan, bisa selesai pada bulan Desember, dan Insya Allah sudah dapat beroperasi pada Januari 2026,” ujar Wabup Ansori.


Dukung Gizi dan Kesehatan Anak Sekolah

Dapur Makan Bergizi (MBG) ini dirancang untuk melayani kebutuhan pangan bergizi bagi sejumlah sekolah di Kecamatan Moyo Hulu, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak usia sekolah.

Program ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gerakan nasional percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan pangan lokal.

“Dapur MBG ini bukan hanya untuk menyediakan makanan bergizi, tapi juga menjadi langkah nyata kita untuk memastikan generasi muda tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ungkap Wabup.


Efek Berganda untuk Perekonomian Lokal

Dalam sambutannya, Wabup Ansori juga menekankan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga memiliki multiplier effect (efek berganda) terhadap perekonomian masyarakat di sekitar wilayah pembangunan.

“Saya optimis program MBG ini akan memicu efek berganda bagi masyarakat. Karena itu, petani, peternak, dan nelayan di Moyo Hulu harus menyiapkan diri untuk mengambil peluang dari program ini. Dengan begitu, program MBG tidak hanya memenuhi gizi anak-anak kita, tapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dengan beroperasinya dapur MBG, rantai pasok lokal seperti hasil pertanian, peternakan, dan perikanan akan menjadi bagian dari sistem penyediaan bahan pangan. Hal ini diharapkan mampu mendorong ekonomi kerakyatan dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.


Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Pembangunan Dapur MBG di Desa Pernek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Yayasan Hidayatul Quran, dan berbagai pemangku kepentingan lokal, termasuk sekolah, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.

Inisiatif ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal dalam menciptakan program berkelanjutan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin menjadikan dapur ini sebagai pusat keteladanan bagaimana gotong royong bisa menghasilkan perubahan nyata. Pemerintah hadir, masyarakat berpartisipasi, dan hasilnya akan dirasakan oleh anak-anak kita,” tambah Wabup.


Ulasan dan Makna Kegiatan

Pembangunan Dapur Makan Bergizi (MBG) di Moyo Hulu memiliki makna strategis dalam konteks pembangunan daerah:

  1. Mendukung program prioritas nasional terkait penurunan stunting dan peningkatan ketahanan pangan anak sekolah.

  2. Mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan sebagai penyedia bahan baku.

  3. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat.

  4. Menjadi model kolaborasi pemerintah-masyarakat dalam penyediaan fasilitas publik berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pembangunan dapur MBG ini diharapkan menjadi contoh praktik baik (best practice) dalam pengentasan gizi buruk dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber : Fb Prokopim Sumbawa