BERITA DETAIL
Rata-rata Lama Sekolah Kabupaten Sumbawa Capai 8,59 Tahun, Lebihi Rata-rata Provinsi NTB

Rata-rata Lama Sekolah Kabupaten Sumbawa Capai 8,59 Tahun, Lebihi Rata-rata Provinsi NTB

23 Oktober 2025   557

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/23 Oktober 2025 — Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperbarui pada 7 Januari 2025, Kabupaten Sumbawa mencatat Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sebesar 8,59 tahun pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan capaian positif karena lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Nusa Tenggara Barat (7,87 tahun) dan hanya sedikit di bawah rata-rata nasional (8,85 tahun).

Capaian ini menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam peningkatan akses pendidikan dan partisipasi masyarakat terhadap wajib belajar 12 tahun.

Rata-rata Lama Sekolah ini merupakan hasil dari berbagai kebijakan strategis daerah dalam bidang pendidikan, termasuk perluasan akses sekolah, program afirmasi pendidikan bagi keluarga kurang mampu, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah terpencil.

Selain peningkatan fasilitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi, kementerian, serta pihak swasta dan dunia usaha, khususnya dalam penyediaan beasiswa, pelatihan vokasional, serta digitalisasi sekolah melalui program Sumbawa Cerdas dan Inovatif.


Ulasan dan Analisis Data

  1. Kinerja Pendidikan di Atas Rata-rata Regional
    Dengan nilai 8,59 tahun, Kabupaten Sumbawa berada 0,72 tahun lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi NTB (7,87 tahun). Hal ini menunjukkan keberhasilan Pemkab Sumbawa dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusif, terutama di wilayah pedesaan dan kepulauan.

  2. Masih Perlu Peningkatan untuk Mengejar Nasional
    Meski cukup baik, angka RLS Sumbawa masih terpaut 0,26 tahun dari rata-rata nasional (8,85 tahun). Gap ini menjadi tantangan ke depan agar seluruh anak usia sekolah di Sumbawa dapat menempuh pendidikan hingga minimal tingkat SMA/SMK.

  3. Korelasi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
    Rata-rata Lama Sekolah merupakan salah satu komponen utama dalam indikator pendidikan IPM. Dengan peningkatan RLS ini, diharapkan IPM Kabupaten Sumbawa tahun 2025 juga mengalami kenaikan signifikan, mendukung visi daerah menuju “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.”

  4. Pemerataan Akses Pendidikan Masih Menjadi Tantangan
    Beberapa wilayah terpencil seperti Kecamatan Batulanteh, Ropang, dan Tarano masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat program guru kunjung dan beasiswa afirmasi daerah tertinggal.


Kesimpulan dan Rekomendasi Kebijakan

Capaian Rata-rata Lama Sekolah 8,59 tahun merupakan hasil nyata dari kerja keras seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Namun, untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian ini, diperlukan langkah-langkah kebijakan berkelanjutan, antara lain:

  1. Meningkatkan kualitas dan distribusi tenaga pendidik terutama di wilayah terpencil.

  2. Mendorong partisipasi sekolah menengah atas (SMA/SMK) melalui beasiswa daerah dan subsidi pendidikan.

  3. Memperkuat digitalisasi pendidikan dan literasi teknologi agar pendidikan di Sumbawa semakin adaptif terhadap era industri 4.0.

  4. Melibatkan masyarakat dan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan vokasional untuk memperluas akses kerja bagi lulusan.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis dapat mencapai Rata-rata Lama Sekolah di atas 9 tahun pada tahun 2026, sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu daerah dengan kinerja pendidikan terbaik di Nusa Tenggara Barat. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber : Data BPS Kab. Sumbawa