BERITA DETAIL
Ketua Dekranasda Sumbawa Kunjungi Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya NTB di Istana Dalam Loka

Ketua Dekranasda Sumbawa Kunjungi Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya NTB di Istana Dalam Loka

23 Oktober 2025   492

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/22 Oktober 2025 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menghadiri dan meninjau kegiatan Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Museum Istana Dalam Loka, Sumbawa Besar, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Oktober 2025, ini menjadi wadah penting untuk menampilkan koleksi bersejarah, wastra tradisional, dan artefak budaya masyarakat NTB, khususnya warisan Kesultanan Sumbawa yang menjadi simbol kebesaran sejarah dan peradaban Samawa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Sumbawa didampingi oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Fithriyati, SP., MT, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda, Ir. Irin Wahyu Indarni. Rombongan terlihat antusias menelusuri setiap ruang pamer yang memamerkan koleksi dari Museum Negeri NTB, UPT Museum Daerah Kabupaten Sumbawa, serta Museum Bala Datu Ranga.

Beberapa artefak penting yang ditampilkan antara lain Sapu’ Alang bermotif Lonto Engal, kain ikat kepala khas laki-laki Samawa yang melambangkan kejantanan dan kehormatan, serta Kere Alang “Meraja Sangaji”, kain bersejarah yang dibuat sekitar tahun 1790 dan melambangkan persatuan antara Kesultanan Bima dan Sumbawa. Kain ini diproduksi menggunakan benang katun dan perak, menandakan kemewahan serta nilai simbolik tinggi yang menggambarkan persatuan, keagungan, dan keseimbangan.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat replika benda kerajaan seperti Pakebas (Kipas Emas) dan Salepa (wadah rokok Sultan Sumbawa), yang menjadi bukti kehalusan rasa estetika dan kemegahan budaya istana Sumbawa pada masa lampau.

Dalam wawancaranya, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pameran yang dianggap berhasil menghadirkan nilai-nilai sejarah dan filosofi budaya Samawa di tengah masyarakat.

“Pameran ini tidak hanya memperlihatkan benda-benda bersejarah, tetapi juga menanamkan kebanggaan terhadap identitas lokal. Di balik setiap motif dan kain tenun, ada cerita tentang nilai-nilai kehidupan dan jati diri masyarakat Sumbawa yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif berbasis warisan lokal.

“Dekranasda berkomitmen mendukung para pengrajin agar karya mereka tidak hanya lestari tetapi juga bernilai ekonomi. Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi dihidupkan kembali dalam bentuk yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tutupnya.


Ulasan dan Analisis Kegiatan

Kunjungan Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai pilar identitas daerah dan sumber kesejahteraan ekonomi.
Melalui kegiatan seperti Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya NTB, Pemkab Sumbawa menunjukkan langkah nyata dalam mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pembangunan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini sejalan dengan visi daerah “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera”, di mana sektor kebudayaan dan kerajinan rakyat menjadi bagian penting dari strategi pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya mempertahankan nilai-nilai sejarah, tetapi juga membuka ruang bagi inovasi produk lokal yang dapat menembus pasar nasional dan internasional.

Selain itu, kehadiran Ketua Dekranasda di acara tersebut memperkuat diplomasi budaya daerah, sekaligus menjadi sarana promosi bagi wastra dan kriya khas Sumbawa. Dekranasda diharapkan terus mendorong sinergi antara pelaku seni, pengrajin, pelaku usaha, dan pemerintah daerah, guna menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh dan berbasis nilai budaya.

Melalui kegiatan ini, Sumbawa tidak hanya menampilkan kekayaan tradisi, tetapi juga menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah bagian dari pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadaban. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa