BERITA DETAIL
Ketenagakerjaan Sumbawa Tahun 2024: Angka Pengangguran Turun, Sektor Informal Masih Dominan

Ketenagakerjaan Sumbawa Tahun 2024: Angka Pengangguran Turun, Sektor Informal Masih Dominan

22 Oktober 2025   127

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Oktober 2025 – Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2024, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sumbawa menunjukkan perkembangan positif dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang relatif rendah, disertai peningkatan partisipasi angkatan kerja yang tinggi.

Dari data yang dirilis, jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Kabupaten Sumbawa mencapai 403,53 ribu jiwa, dengan 297,81 ribu jiwa di antaranya termasuk dalam kategori angkatan kerja. Dari jumlah tersebut, 289,85 ribu jiwa telah bekerja, sedangkan 7,96 ribu jiwa masih termasuk dalam kategori pengangguran terbuka.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sumbawa pada tahun 2024 tercatat 2,67 persen, angka ini menunjukkan tren positif dan tergolong rendah dibandingkan rata-rata nasional. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 73,80 persen, menandakan semangat masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi cukup tinggi.

Dari sisi produktivitas, Tingkat Kesempatan Kerja (TKK) mencapai 97,33 persen, yang berarti hampir seluruh penduduk usia kerja yang ingin bekerja telah memperoleh lapangan pekerjaan. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam kualitas pekerjaan. Data menunjukkan bahwa 65,34 persen penduduk bekerja di sektor informal, 27,35 persen merupakan pekerja paruh waktu, dan 12,04 persen tergolong setengah pengangguran.

Analisis dan Ulasan

Capaian ini menunjukkan bahwa struktur ketenagakerjaan di Sumbawa masih didominasi oleh sektor informal yang cenderung memiliki tingkat perlindungan dan produktivitas rendah. Meski pengangguran terbuka rendah, keberlanjutan pendapatan dan jaminan kerja bagi tenaga kerja informal perlu mendapatkan perhatian serius.

Kondisi ini menandakan bahwa tantangan utama Pemkab Sumbawa ke depan bukan semata menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan kualitas dan formalitas pekerjaan, melalui:

  1. Peningkatan pelatihan vokasional dan sertifikasi tenaga kerja agar lebih kompetitif di sektor formal.

  2. Dukungan UMKM dan koperasi produktif untuk meningkatkan pendapatan dan stabilitas ekonomi pekerja informal.

  3. Kolaborasi lintas OPD dalam mengintegrasikan kebijakan ketenagakerjaan dengan pengentasan kemiskinan dan pembangunan ekonomi desa.

  4. Digitalisasi layanan tenaga kerja untuk memperluas akses informasi peluang kerja bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Tenaga Kerja berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, produktif, dan berdaya saing. Dengan dukungan berbagai program pelatihan, pemberdayaan wirausaha muda, dan pengembangan sektor ekonomi kreatif, diharapkan mampu menekan angka pekerja informal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Fokus kami bukan hanya menekan angka pengangguran, tetapi memastikan setiap warga Sumbawa memiliki pekerjaan yang layak, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dalam beberapa kesempatan. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa