BERITA DETAIL
Bupati Sumbawa Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan Nasional: Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Bersama Wapres RI dan Kapolri

Bupati Sumbawa Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan Nasional: Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Bersama Wapres RI dan Kapolri

09 Oktober 2025   168

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/8 Oktober 2025 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan gabungan Kelompok Tani Kecamatan Moyo Utara, dan terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Kapolri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain melakukan penanaman jagung, Bupati Jarot juga meninjau Gudang Ketahanan Pangan Polri yang berlokasi di Kecamatan Moyo Utara dan menyerahkan bantuan alat pertanian berupa traktor kepada kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini menyampaikan bahwa dari total 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dibangun di seluruh Indonesia, tiga di antaranya berada di Kabupaten Sumbawa dan sudah siap difungsikan. Ia juga menambahkan bahwa akan ada rencana penambahan dua gudang lagi untuk wilayah Sumbawa, tergantung kesiapan dan dukungan dari Pemerintah Daerah.

“Kami berharap kerja sama antara Polri dan Pemerintah Daerah terus berlanjut. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari stabilitas nasional, dan Sumbawa memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian,” ungkap Kapolres Sumbawa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penguatan ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polri dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, keberadaan gudang dan infrastruktur pendukung menjadi penopang vital dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, terutama di tengah fluktuasi iklim dan pasar.

“Pemkab Sumbawa mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, termasuk rencana penambahan dua gudang ketahanan pangan di wilayah kami. Ini menunjukkan besarnya potensi jagung yang dimiliki Kabupaten Sumbawa,” jelas Bupati Jarot.

Beliau menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pangan seperti gudang penyimpanan dan sarana pertanian bukan hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Jagung adalah komoditas unggulan Sumbawa. Melalui sinergi pusat dan daerah, kita ingin petani semakin produktif, pendapatan meningkat, dan Sumbawa berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.


Ulasan & Analisis Kegiatan

Kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV menunjukkan komitmen nyata Pemkab Sumbawa dalam mengintegrasikan program nasional dengan potensi lokal. Momentum ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga menegaskan peran strategis Sumbawa dalam mendukung visi swasembada pangan Indonesia 2025.

Analisis Kualitatif

  1. Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah
    Kegiatan ini memperlihatkan sinergi efektif antara Pemkab Sumbawa, Polri, dan Pemerintah Pusat dalam satu visi pembangunan pangan berkelanjutan.

  2. Dampak Ekonomi dan Sosial
    Keberadaan gudang ketahanan pangan di Moyo Utara akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik petani.
    Bantuan traktor juga menjadi bentuk konkret pemberdayaan petani di tingkat akar rumput.

  3. Peningkatan Citra dan Kepercayaan Publik
    Publik menilai Bupati Jarot sebagai pemimpin yang aktif turun ke lapangan dan memahami kebutuhan dasar masyarakat tani.
    Narasi “Bupati hadir untuk petani” menjadi simbol komunikasi publik yang kuat.

  4. Kesiapan Sumbawa sebagai Sentra Jagung Nasional
    Dengan adanya tambahan dua gudang baru, Kabupaten Sumbawa berpotensi menjadi pusat distribusi jagung terbesar di kawasan Nusa Tenggara Barat, mendukung stabilitas pangan regional.


Rekomendasi Kebijakan

  1. Optimalisasi Infrastruktur Pangan

    • Percepat pembangunan dan operasionalisasi dua gudang tambahan di Sumbawa.

    • Integrasikan sistem manajemen stok dengan Dinas Pertanian dan Dinas Pangan.

  2. Penguatan Kelembagaan Petani

    • Fasilitasi pembentukan koperasi tani berbasis gudang pangan agar petani memiliki daya tawar dan akses pasar lebih baik.

  3. Modernisasi Pertanian Berkelanjutan

    • Lanjutkan bantuan alat pertanian (traktor, mesin panen, dan pengering jagung) secara bertahap.

    • Dorong penggunaan teknologi pertanian digital untuk pemantauan produktivitas.

  4. Sinergi Komunikasi dan Publikasi Nasional

    • Dokumentasikan capaian Sumbawa dalam mendukung swasembada pangan nasional sebagai model daerah produktif berbasis jagung.

    • Publikasikan secara berkala di kanal resmi Pemkab dan media nasional untuk memperkuat reputasi daerah.


Kesimpulan

Program Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Sumbawa dalam membangun sektor pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
Dukungan penuh Bupati Jarot terhadap sinergi pusat-daerah memperlihatkan arah kebijakan yang strategis — tidak hanya untuk ketahanan pangan nasional, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani Sumbawa sebagai pilar utama ekonomi lokal. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa