BERITA DETAIL
Wakil Bupati Sumbawa Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Siswa SMKN 1 Alas: Wujud Kepedulian Dunia Usaha untuk Pendidikan Vokas

Wakil Bupati Sumbawa Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Siswa SMKN 1 Alas: Wujud Kepedulian Dunia Usaha untuk Pendidikan Vokas

09 Oktober 2025   133

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Rabu 8 Oktober 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan asrama siswa putra dan putri di SMKN 1 Alas. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat itu turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi Republik Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Kepala Sekolah SMKN 1 Alas, para guru, serta siswa-siswi SMKN 1 Alas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ansori menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Konsorsium Pengusaha Nasional atas kontribusinya dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa pembangunan asrama ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memajukan pendidikan vokasi.

“Kami berterima kasih kepada Konsorsium Pengusaha Nasional yang telah berkenan membangun asrama dua lantai ini. Fasilitas ini akan menjadi rumah kedua bagi siswa-siswi SMKN 1 Alas agar dapat fokus belajar tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi,” ujar Wabup Ansori.

Beliau menambahkan, pembangunan asrama tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu. Dengan adanya fasilitas tempat tinggal yang layak, para siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, produktif, dan berprestasi.

“Kami berharap asrama ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Sumbawa. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol komitmen kita untuk menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap kerja,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh DPRD terhadap pembangunan fasilitas pendidikan ini. Ia menilai pembangunan asrama SMKN 1 Alas merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi di daerah.

“Saya percaya pembangunan asrama ini akan membawa manfaat besar bagi siswa-siswi kita. SMKN 1 Alas telah menjadi contoh sekolah vokasi yang maju dan berprestasi di Kabupaten Sumbawa. Kami bangga dan mendukung penuh langkah ini,” ungkapnya.

Ia juga berterima kasih kepada konsorsium pengusaha yang telah berinisiatif membantu dunia pendidikan di Sumbawa, serta berharap kerja sama serupa terus diperluas di masa depan.

“Kami ingin pemerintah, sekolah, dan dunia usaha terus bersinergi agar pendidikan kita semakin berkualitas dan mampu mencetak lulusan siap kerja,” pungkas Berlian Rayes.

Di tempat yang sama, perwakilan Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi Republik Indonesia, Muliadi Hakim, menyampaikan bahwa dukungan pembangunan asrama ini merupakan bagian dari komitmen dunia usaha untuk memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia.

“Kami percaya pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Konsorsium ini awalnya dibentuk di Surakarta, berawal dari dua perusahaan besar, Sinarmas dan Astra. Kini kami terus berkembang dan ingin memastikan siswa-siswi di seluruh Indonesia, termasuk di Sumbawa, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” jelas Muliadi Hakim.

Ia berharap asrama yang dibangun dapat menjadi tempat yang layak, aman, dan kondusif bagi para siswa untuk tinggal dan belajar, serta menjadi simbol kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan dunia industri.


Ulasan & Analisis Kegiatan

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan asrama siswa SMKN 1 Alas mencerminkan arah pembangunan inklusif Pemkab Sumbawa, yang menekankan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam bidang pendidikan.

Analisis Kualitatif

  1. Pemerintah Daerah Proaktif dan Kolaboratif
    Keterlibatan Wakil Bupati dan DPRD menunjukkan pendekatan kolaboratif pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi dunia usaha terhadap pendidikan vokasi.

  2. Pendidikan Sebagai Prioritas Strategis
    Fokus pada pembangunan asrama bagi siswa kurang mampu menegaskan komitmen Pemkab Sumbawa dalam pemerataan akses pendidikan di wilayah pedesaan.

  3. Kemitraan dengan Dunia Usaha (Public-Private Partnership)
    Dukungan dari konsorsium pengusaha menjadi model sinergi yang patut dikembangkan untuk mendukung pembiayaan pendidikan tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.

  4. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Lokal
    Asrama akan membuka peluang lebih luas bagi siswa luar daerah untuk bersekolah di SMKN 1 Alas, memperkuat pemerataan pendidikan vokasi berbasis potensi lokal.


Rekomendasi untuk Pemerintah Kabupaten Sumbawa

  1. Mendorong Replikasi Program Kolaborasi
    Program seperti ini dapat dijadikan model untuk sekolah lain dengan melibatkan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur pendidikan.

  2. Menyiapkan Program Pembinaan & Beasiswa Berkelanjutan
    Agar siswa penghuni asrama mendapatkan dukungan bukan hanya fisik, tetapi juga akademik, spiritual, dan keterampilan kerja.

  3. Membangun Basis Data Pendidikan Vokasi
    Untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja, potensi sekolah, dan peluang investasi pendidikan di setiap kecamatan.

  4. Publikasi dan Dokumentasi Kolaborasi
    Kegiatan seperti ini perlu dipublikasikan secara luas melalui kanal resmi Pemkab Sumbawa agar menjadi inspirasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.


Kesimpulan

Pembangunan asrama SMKN 1 Alas bukan hanya proyek fisik, melainkan investasi sosial jangka panjang. Langkah ini membuktikan bahwa Pemkab Sumbawa tidak hanya fokus pada infrastruktur besar, tetapi juga pada penguatan pendidikan vokasi sebagai pilar kemandirian ekonomi daerah. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa