Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Rabu (8 Oktober 2025) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melepas keberangkatan Tim Karate DOJO Garuda di GOR Mampis Rungan, Sumbawa, untuk mengikuti kejuaraan karate tingkat nasional. Acara yang berlangsung penuh semangat ini dihadiri oleh Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., Ketua Panahan Sumbawa Yamin, para pelatih, pembina olahraga, serta orang tua atlet.
Dalam laporannya, Pelatih DOJO Garuda, Wahyu Sucipto, S.H., menyampaikan bahwa tim akan berangkat pada Kamis (9/10/2025) dini hari dengan total 25 atlet, terdiri dari 11 atlet putri dan 14 atlet putra. Ia menjelaskan bahwa DOJO Garuda telah menorehkan banyak prestasi sejak 2017, termasuk mengirim atlet ke seleksi Pelatnas dan kejuaraan internasional seperti di Bali dan UNESA International Club Surabaya.
“Anak-anak kita tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tapi juga telah mencatat nama di ajang internasional. Ini bukti bahwa Sumbawa memiliki potensi besar di bidang olahraga bela diri,” ungkap Wahyu Sucipto.
Dalam arahannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para atlet muda yang telah berjuang keras membawa nama Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional. Menurutnya, olahraga bela diri seperti karate tidak hanya membentuk kekuatan fisik, tetapi juga membangun karakter, mental, dan disiplin.
“Saya bangga berada di tengah anak-anak hebat ini. Karate bukan sekadar olahraga, tetapi latihan membangun jiwa kuat dan berkarakter. Nafas yang panjang dan tenaga besar lahir dari disiplin dan keuletan,” tegas Bupati Jarot.
Beliau juga menegaskan bahwa olahraga adalah bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia unggul di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan terus mendorong pembinaan atlet melalui dukungan fasilitas, pelatih, dan pendanaan yang berkelanjutan.
“Sepintar apa pun seseorang, jika fisiknya lemah maka tidak akan maksimal. Karena itu, kami ingin generasi muda Sumbawa kuat, sehat, dan bermental juara. Pemerintah bersama KONI dan FORKI akan terus bersinergi membangun ekosistem olahraga yang maju dan berprestasi,” ujar Bupati Jarot.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara Bupati, pengurus KONI, pelatih, dan seluruh atlet karate DOJO Garuda. Suasana penuh haru dan semangat optimisme mengiringi keberangkatan para atlet yang akan membawa nama baik Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional.
Kegiatan pelepasan Tim Karate DOJO Garuda mencerminkan komitmen kuat Pemkab Sumbawa dalam pengembangan olahraga prestasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Langkah Bupati turun langsung ke lapangan menunjukkan dukungan moral dan politik anggaran terhadap pembinaan atlet lokal.
Beberapa poin penting dari kegiatan ini:
Dukungan Pemerintah Nyata
Keterlibatan langsung Bupati dan KONI memperkuat moral atlet sekaligus menjadi sinyal bahwa olahraga merupakan prioritas pembangunan daerah.
Peningkatan SDM Unggul dan Disiplin
Melalui pembinaan olahraga, Pemkab Sumbawa turut menanamkan nilai kedisiplinan, kerja keras, dan sportivitas kepada generasi muda.
Promosi Potensi Daerah
Atlet yang berlaga di tingkat nasional dan internasional menjadi duta daerah, membawa citra positif Sumbawa di kancah nasional.
Rekomendasi untuk Pemerintah Daerah
Meningkatkan anggaran pembinaan olahraga berprestasi dalam APBD.
Mengembangkan pusat pelatihan terpadu (sport center) di Sumbawa Besar.
Membangun kerjasama dengan sponsor dan perguruan tinggi untuk mendukung karier atlet muda.
Mendorong pelatih lokal untuk mengikuti pelatihan nasional agar kualitas pembinaan meningkat.
Kesimpulan:
Kegiatan pelepasan Tim Karate DOJO Garuda ini tidak hanya simbol dukungan terhadap atlet, tetapi juga bentuk nyata perhatian Pemkab Sumbawa terhadap pengembangan karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah melalui olahraga. Ini adalah langkah strategis dalam membangun Sumbawa yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi.(KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa