BERITA DETAIL
Wakil Bupati Sumbawa Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kelurahan Pekat: Pemerintah Hadir Saat Warga Membutuhkan

Wakil Bupati Sumbawa Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kelurahan Pekat: Pemerintah Hadir Saat Warga Membutuhkan

08 Oktober 2025   132

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/7 Oktober 2025 — Wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kembali ditunjukkan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang turun langsung ke lokasi musibah kebakaran di Kampung Surya Bakti/Karang Cemes, Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Selasa (7/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap warga yang tertimpa musibah. Insiden kebakaran yang terjadi pada Sabtu sebelumnya menghanguskan satu rumah dan menyebabkan satu rumah lainnya terdampak. Berdasarkan laporan Lurah Pekat, Arie Afriliansyah, SE, total terdapat tiga Kepala Keluarga (KK) dengan 10 jiwa yang menjadi korban.

Kebakaran diduga berawal dari kompor gas yang digunakan di salah satu rumah, yang kemudian menjalar cepat hingga menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Rumah yang terbakar habis diketahui milik Mahrudin, seorang warga setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Pemkab Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Nyata

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Ansori menyerahkan bantuan secara simbolis dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, yang disalurkan melalui BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pangan.
Bantuan tersebut berupa sembako, perlengkapan darurat, dan kebutuhan pokok harian, sebagai bentuk empati dan dukungan awal bagi para korban untuk kembali menata kehidupan pasca musibah.

“Kami turut berduka atas musibah ini dan berharap para korban tetap tabah. Bantuan yang kami berikan hari ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Kami akan terus memantau dan memastikan agar rumah warga segera direhabilitasi sesuai kemampuan anggaran,” ujar Wabup Ansori.

Langkah cepat ini disambut positif oleh warga setempat. Kehadiran langsung Wakil Bupati di lokasi memperlihatkan bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi benar-benar turun ke lapangan untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat.


Peringatan Waspada di Musim Kemarau

Selain memberikan bantuan, Wakil Bupati Ansori juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah yang meningkat pada musim kemarau.

“Gunakan peralatan dengan hati-hati, terutama kompor gas dan instalasi listrik. Lebih baik mencegah daripada menyesal. Kalau ada musibah, segera lapor — kami pasti turun langsung ke lapangan,” tegasnya.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan merupakan bagian dari budaya tangguh bencana yang terus digalakkan oleh Pemkab Sumbawa melalui BPBD dan aparat kelurahan.


???? Dukungan Moral dan Harapan Baru bagi Warga

Wabup Ansori tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menyemangati para korban agar tetap kuat dan produktif dalam menghadapi ujian hidup.

“Jangan berhenti bekerja, tetap sabar, dan tetap semangat. Pendidikan juga penting. Kalau anak-anak kita sekolah tinggi, ekonomi keluarga pasti ikut naik. Sekarang sudah ada Sekolah Rakyat, mari manfaatkan itu untuk masa depan yang lebih baik,” pesannya memberi motivasi.

Pesan ini menegaskan bahwa pembangunan sosial tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun mental dan harapan masyarakat.


Ulasan dan Makna Strategis Kegiatan

1. Respons Cepat Pemerintah Daerah

Kehadiran Wakil Bupati secara langsung ke lokasi musibah menjadi simbol bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dalam penanganan bencana.
Langkah ini memperkuat kepercayaan publik bahwa Pemkab hadir tidak hanya sebagai pengatur kebijakan, tetapi juga pelindung warganya.

2. Penguatan Sinergi Lintas OPD

Penyaluran bantuan melalui BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pangan mencerminkan koordinasi lintas sektor yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem tanggap darurat daerah.

3. Pendekatan Humanis Pemerintahan

Pesan moral Wabup Ansori menyoroti sisi kemanusiaan dalam kepemimpinan daerah. Ia tidak sekadar hadir memberi bantuan, tetapi juga membangun semangat dan harapan baru bagi korban. Pendekatan ini memperkuat citra pemerintah sebagai pemerintahan yang empatik dan dekat dengan rakyat.

4. Sinergi dengan Program Pembangunan Daerah

Ajakan Wabup agar masyarakat memanfaatkan Sekolah Rakyat Dasar (SRD) menunjukkan sinkronisasi kebijakan sosial dan pendidikan.
Artinya, program bantuan sosial berjalan beriringan dengan kebijakan peningkatan SDM, sejalan dengan visi “Sumbawa Maju, Mandiri, dan Berkeadilan.


Rekomendasi Kebijakan dan Komunikasi Publik

  1. Penguatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran

    • BPBD dan Kelurahan perlu meningkatkan edukasi tentang keselamatan rumah tangga, terutama penggunaan gas dan listrik.

    • Kampanye “Waspada Api, Selamatkan Rumah” bisa dijalankan melalui media sosial Pemkab.

  2. Pemantauan dan Rehabilitasi Pasca-Bencana

    • Pemkab dapat membentuk tim monitoring cepat untuk memastikan korban kebakaran mendapat bantuan lanjutan, termasuk rehabilitasi rumah dan dukungan psikososial.

  3. Pendekatan Humanis dan Inspiratif dalam Komunikasi Publik

    • Dokumentasikan kegiatan tanggap darurat ini dalam bentuk video pendek dan publikasi media sosial agar masyarakat melihat wujud nyata kehadiran pemerintah di lapangan.

  4. Integrasi Bantuan dengan Program Pemberdayaan

    • Korban kebakaran dapat diikutsertakan dalam program bantuan usaha mikro, pelatihan keterampilan, atau bantuan perumahan, agar tidak hanya pulih, tetapi juga bangkit lebih kuat.


Kesimpulan

Langkah cepat Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam merespons musibah kebakaran di Kelurahan Pekat menjadi bukti konkret komitmen Pemkab Sumbawa untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Tindakan ini mempertegas semangat pemerintahan daerah yang humanis, tanggap, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kehadiran pemerintah yang nyata di lapangan tidak hanya membantu korban secara material, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, percaya, dan optimisme di kalangan masyarakat.
Inilah esensi pemerintahan yang sejati — hadir untuk rakyat, terutama saat mereka paling membutuhkan. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa