BERITA DETAIL
Bupati Sumbawa Sambut Kunjungan Kerja Wamen PKP RI, Fokus Penataan Permukiman dan Percepatan KEK Samota

Bupati Sumbawa Sambut Kunjungan Kerja Wamen PKP RI, Fokus Penataan Permukiman dan Percepatan KEK Samota

13 September 2025   196

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/12 September 2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menyambut kedatangan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, H. Fahri Hamzah, S.E., beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa, Jumat (12/9/2025).

Kunjungan kerja ini mengusung agenda penting, yakni membahas rencana penataan perumahan dan kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Sumbawa, khususnya di Pulau Bungin dan Saliper Ate–Pantai Goa.

Dalam arahannya, Wamen PKP RI Fahri Hamzah menekankan bahwa penataan kawasan permukiman harus berjalan secara terarah dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya memberi manfaat dari sisi tata ruang, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Salah satu strategi nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah adalah melalui percepatan aktivasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota yang memiliki potensi besar dalam mendorong ekonomi Sumbawa,” tegas Fahri Hamzah.

Ia menambahkan, keberhasilan strategi besar ini hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor.

“Semua OPD harus memiliki andil dan bekerja bersama-sama dalam menyukseskan program ini. Tidak bisa hanya pemerintah pusat, tetapi seluruh pemangku kepentingan harus terlibat aktif,” ujarnya.


Ulasan

  1. Makna Strategis Kunjungan
    Kehadiran Wamen PKP RI menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap Sumbawa, terutama dalam aspek penataan kawasan dan dukungan pembangunan ekonomi daerah.

  2. Dampak Pembangunan Permukiman
    Penataan kawasan permukiman di Pulau Bungin dan Saliper Ate–Pantai Goa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga menumbuhkan destinasi baru yang berpotensi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

  3. KEK Samota sebagai Motor Pertumbuhan
    Dengan percepatan aktivasi KEK Samota, Kabupaten Sumbawa berpeluang besar menjadi pusat ekonomi baru di NTB. Hal ini akan membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperluas pasar UMKM lokal.

  4. Kolaborasi Sebagai Kunci
    Pesan utama Wamen adalah perlunya sinergi antara pusat, daerah, OPD, serta masyarakat. Tanpa kolaborasi, rencana besar ini tidak akan berhasil maksimal.

Melalui publikasi kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah strategis yang sedang diambil oleh Pemkab Sumbawa bersama pemerintah pusat dalam pembangunan permukiman dan kawasan strategis ekonomi. Hal ini sejalan dengan semangat keterbukaan dan akuntabilitas Pemkab Sumbawa. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa