Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/September 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa mengalami peningkatan konsisten dari tahun 2020 hingga 2024.
Pada tahun 2024, IPM Kabupaten Sumbawa tercatat 72,36, naik dari angka 72,37 pada tahun 2023. Dengan capaian ini, Kabupaten Sumbawa masuk dalam kategori “Tinggi”, meski masih berada di peringkat keenam se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kenaikan IPM tersebut ditopang oleh perkembangan positif dari seluruh komponen pembentuknya, yaitu:
Usia Harapan Hidup (UHH): meningkat menjadi 72,67 tahun pada 2024, dari sebelumnya 71,49 tahun pada 2020.
Harapan Lama Sekolah (HLS): naik menjadi 13,34 tahun di 2024, menandakan peluang pendidikan masyarakat semakin terbuka.
Rata-rata Lama Sekolah (RLS): mencapai 8,59 tahun pada 2024, naik dibandingkan 7,92 tahun pada 2020.
Pengeluaran Per Kapita: meningkat menjadi Rp 10,35 juta per tahun, mencerminkan daya beli masyarakat yang membaik.
Dari sisi pertumbuhan, laju IPM Kabupaten Sumbawa juga menunjukkan perkembangan stabil. Tahun 2023 menjadi capaian tertinggi dengan laju pertumbuhan 1,37%, lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi NTB (0,95%). Meski pada 2024 laju pertumbuhan sedikit melambat ke 0,95%, tren positif ini tetap memberikan optimisme terhadap peningkatan kualitas pembangunan manusia di masa depan.
Capaian IPM ini menegaskan bahwa berbagai program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, telah memberikan dampak nyata. Kualitas hidup masyarakat Sumbawa secara umum terus membaik, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera”.
Meskipun sudah menunjukkan tren yang positif, Pemkab Sumbawa perlu terus memperkuat strategi peningkatan kualitas SDM, khususnya dalam memperpanjang rata-rata lama sekolah dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan IPM Sumbawa bisa terus meningkat, sekaligus mempersempit kesenjangan dengan daerah-daerah lain di NTB. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa