Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/30 Agustus 2025 – Malam Car Free Night (CFN) di Lapangan Pahlawan Sumbawa menjadi momentum bersejarah bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Malam Berbudaya, sekaligus meresmikan Unit Pelayanan Publik (UPP) Kabupaten Sumbawa dan melaunching Call Center “Lapor Gas”, Sabtu (30/8/2025).
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, serta jajaran OPD terkait.
Ketua Lembaga Budayasa, Dedi Irwansyah, menyampaikan bahwa Malam Berbudaya digelar untuk mengajak masyarakat mencintai dan melestarikan budaya lokal.
“Musik mengandung doa leluhur, bahasa Sumbawa adalah jati diri kita, dan tari bukan sekadar gerakan, tetapi sarat dengan pesan kehidupan. Semua ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Acara menampilkan beragam seni tradisi, musik, dan tari khas Sumbawa yang disambut antusias oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Unit Pelayanan Publik (UPP) bertujuan mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. UPP menghadirkan berbagai layanan lintas OPD secara terpadu, mulai dari SIUP, SIM, SKCK, KTP, KIA, layanan perbankan, PBB, hingga pajak kendaraan.
“Melalui UPP, masyarakat tidak perlu lagi berbelit-belit. Semua layanan kami hadirkan langsung dalam satu tempat agar lebih cepat, mudah, dan transparan,” jelas Bupati.
Bupati juga melaunching Call Center “Lapor Gas”, sebuah kanal pelaporan masyarakat terkait distribusi LPG 3 Kg. Dengan adanya program ini, setiap keluhan atau kendala distribusi gas subsidi dapat ditindaklanjuti langsung oleh pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah.
“Jangan mudah terprovokasi isu-isu yang belum tentu benar. Kita semua harus bersama menjaga kedamaian agar pembangunan berjalan lancar,” tegasnya.
Acara ditutup dengan kunjungan Bupati bersama jajaran ke stand-stand pelayanan publik dan booth “Lapor Gas” di sepanjang jalur Car Free Night.
Pelaksanaan Malam Berbudaya sekaligus peluncuran dua program strategis Pemkab Sumbawa ini memiliki makna penting:
Pelestarian budaya lokal: kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi masyarakat untuk tetap merawat identitas Sumbawa di tengah modernisasi.
Inovasi pelayanan publik: dengan UPP, Pemkab menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas layanan, memangkas birokrasi, dan meningkatkan kepercayaan publik.
Transparansi distribusi LPG 3 Kg: Call Center “Lapor Gas” menjawab keresahan masyarakat soal kelangkaan dan distribusi gas subsidi, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan pemerintah.
Menjaga kondusifitas: ajakan Bupati kepada masyarakat untuk tetap damai menjadi pesan penting pasca terjadinya dinamika sosial beberapa waktu terakhir. (KH74)