Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/,2 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri acara Purna Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Sumbawa Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sumbawa, Kepala SMP Negeri 2 Sumbawa, pengawas sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, para siswa, serta orang tua dan wali murid.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pelepasan siswa yang dilaksanakan secara sederhana dan penuh semangat gotong royong. Menurutnya, esensi sebuah perpisahan bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada makna keberhasilan siswa dalam menyelesaikan satu jenjang pendidikan dan kesiapan mereka melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.
“Perpisahan hendaknya dilaksanakan secara sederhana. Anak-anak kita masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Karena itu, mari kita prioritaskan masa depan mereka,” ujar Wabup.
Di hadapan ratusan siswa dan orang tua, Wabup Ansori juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk mengejar cita-cita dan meraih kesuksesan di masa depan.
Menurutnya, para pelajar saat ini merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada tahun 2045, saat bangsa ini memasuki usia satu abad kemerdekaan.
“Kalian adalah Generasi Emas 2045. Gantungkan cita-cita setinggi langit, belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja keras, dan jangan pernah meninggalkan doa serta bakti kepada orang tua. Kesuksesan tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan akhlak yang baik,” pesannya.
Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah semata. Pemerintah, guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi dunia pendidikan saat ini bukan hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga menjaga nilai-nilai moral dan karakter di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang sangat cepat.
Menurutnya, anak-anak membutuhkan keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter harus dibangun melalui contoh, pembiasaan, dan pendampingan yang berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Anak-anak tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan. Mereka juga harus dibentuk akhlaknya, dibimbing karakternya, diajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai agama. Dari sinilah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa daerah dan bangsa ini menjadi lebih baik,” tegasnya.
Acara pelepasan berlangsung penuh kehangatan dan haru. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan para siswa di bangku SMP sekaligus awal memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa dalam kegiatan Purna Siswa SMP Negeri 2 Sumbawa bukan sekadar memenuhi agenda seremonial pemerintahan. Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Di tengah berbagai tantangan zaman seperti pengaruh media sosial, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, kekerasan remaja, hingga menurunnya budaya menghormati orang tua dan guru, pembangunan karakter menjadi isu yang sama pentingnya dengan pembangunan fisik.
Pesan yang disampaikan Wakil Bupati mengandung makna bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya siswa yang lulus sekolah, tetapi juga dari sejauh mana pendidikan mampu melahirkan generasi yang berintegritas, berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyadari bahwa cita-cita mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera tidak mungkin tercapai hanya dengan membangun jalan, jembatan, atau infrastruktur semata. Pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama karena generasi muda hari ini adalah pemimpin, pengusaha, tenaga profesional, dan pengambil keputusan di masa depan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat penting. Pendidikan yang kuat harus lahir dari kolaborasi semua pihak agar anak-anak Sumbawa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, moral yang baik, dan semangat untuk berkontribusi bagi daerahnya.
Melalui momentum pelepasan siswa ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Sebab setiap anak yang berhasil dididik dengan baik hari ini adalah harapan bagi kemajuan Sumbawa di masa depan.
Membangun generasi emas tidak dimulai ketika mereka menjadi pemimpin, tetapi dimulai sejak mereka berada di bangku sekolah hari ini. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa