BERITA DETAIL
Bupati Sumbawa Launching SILABRASI SIGAP, Tegaskan Pelayanan Publik Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Bupati Sumbawa Launching SILABRASI SIGAP, Tegaskan Pelayanan Publik Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

21 April 2026   5

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/20 April 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik sekaligus Launching Development Aplikasi Pelayanan Publik SILABRASI SIGAP, bertempat di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (20/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Sumbawa, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pelayanan publik tidak hanya diukur dari angka survei kepuasan semata, tetapi yang lebih penting adalah sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting bukan hanya nilai survei kepuasan, tetapi apakah masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah daerah dan seluruh jajarannya dalam mempermudah kehidupan mereka,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kepuasan masyarakat terhadap perangkat daerah dan kecamatan harus terus dijaga dan ditingkatkan, baik dari sisi nilai maupun kualitas pelayanan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan kecamatan untuk terus meningkatkan kinerja, mulai dari pemenuhan dan pembaruan dokumen administrasi hingga pelayanan langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.

“Kinerja perangkat daerah dan kecamatan harus terus diperkuat agar pelayanan publik semakin berkualitas dan masyarakat semakin merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah,” lanjutnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperoleh nilai 86,87 dengan kategori Baik (B).

Nilai tersebut merupakan gambaran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah melalui perangkat daerah dan kecamatan.

Adapun unsur penilaian meliputi sarana dan prasarana, waktu penyelesaian, sistem mekanisme dan prosedur, persyaratan pelayanan, penanganan pengaduan, perilaku pelaksana, hingga kompetensi pelayanan.

Sepanjang Semester I dan II Tahun 2025, tercatat sebanyak 3.867 responden memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah.

Dari hasil tersebut, sebanyak 15,47% perangkat daerah dan kecamatan memperoleh kategori Sangat Baik (A), sementara 17,53% lainnya memperoleh kategori Baik (B).

Melalui launching aplikasi SILABRASI SIGAP, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap pelayanan publik semakin cepat, terukur, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.


ULASAN / ANALISIS KEBIJAKAN & TRANSPARANSI

1. Pelayanan Publik Bukan Sekadar Nilai, Tapi Kehadiran Nyata

Pernyataan Bupati menegaskan perubahan paradigma pelayanan publik.

Artinya:

  • Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka survei

  • Yang utama adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat

  • Pelayanan harus menyentuh kebutuhan riil warga

Ini adalah pendekatan pelayanan yang lebih substantif.


2. SILABRASI SIGAP: Transformasi Digital Pelayanan

Launching aplikasi SILABRASI SIGAP menjadi langkah penting menuju birokrasi modern.

Manfaatnya:

  • Mempermudah akses pelayanan masyarakat

  • Meningkatkan kecepatan dan efisiensi layanan

  • Mengurangi potensi maladministrasi

  • Memperkuat sistem pengawasan pelayanan

Digitalisasi menjadi kunci pelayanan publik masa depan.


3. Nilai SKM 86,87: Capaian Baik, Tapi Harus Terus Ditingkatkan

Hasil SKM kategori Baik menunjukkan fondasi pelayanan sudah cukup positif.

Namun:

  • Masih perlu peningkatan menuju kategori Sangat Baik

  • Perangkat daerah harus terus melakukan evaluasi

  • Inovasi pelayanan harus menjadi budaya kerja

Pelayanan publik tidak boleh stagnan.


4. Evaluasi Berbasis Data untuk Perbaikan Nyata

Sebanyak 3.867 responden menjadi basis evaluasi yang penting.

Dampaknya:

  • Kebijakan lebih berbasis data

  • Perbaikan pelayanan lebih tepat sasaran

  • Aspirasi masyarakat menjadi dasar pembenahan birokrasi

Ini mencerminkan pemerintahan yang responsif.


5. Transparansi sebagai Fondasi Kepercayaan Publik

Penyampaian hasil evaluasi secara terbuka menunjukkan komitmen transparansi pemerintah daerah.

Nilai penting:

  • Masyarakat mengetahui capaian pelayanan

  • Pemerintah membuka ruang evaluasi publik

  • Kepercayaan terhadap birokrasi semakin meningkat

Transparansi adalah syarat utama pemerintahan yang baik.


KESIMPULAN

Launching SILABRASI SIGAP dan ekspose hasil evaluasi pelayanan publik menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa serius membangun birokrasi yang modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan evaluasi berbasis data, transformasi digital pelayanan, serta komitmen peningkatan kualitas kerja perangkat daerah, pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin cepat, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (KH74)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab. Sumbawa