BERITA DETAIL
Bupati Sumbawa Buka PELATKAB Menuju PORPROV NTB 2026, Tekankan Disiplin dan Etos Juang Atlet

Bupati Sumbawa Buka PELATKAB Menuju PORPROV NTB 2026, Tekankan Disiplin dan Etos Juang Atlet

08 April 2026   44

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/7 April 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka kegiatan Pemusatan Latihan Kabupaten (PELATKAB) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sumbawa tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris KONI Provinsi NTB, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, kepala OPD terkait, para pelatih, official, serta para atlet peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa keberhasilan atlet tidak terlepas dari kedisiplinan dan kerja keras yang konsisten.

“Menjadi atlet itu tidak mudah, kita harus bangun pagi-pagi, latihan saat orang beristirahat, menahan lelah, dan menahan cinta,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa orientasi pembinaan olahraga tidak semata-mata pada perolehan medali, tetapi lebih pada pembentukan karakter atlet yang unggul.

“Target kita bukan soal medali, tetapi bagaimana Sumbawa memiliki atlet-atlet berkelas yang beretos kerja tinggi dan menjunjung sportifitas,” tegasnya.

PELATKAB ini diikuti oleh 51 cabang olahraga dengan total 758 nomor pertandingan. Bupati berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.

Ia juga menegaskan bahwa PORPROV bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses menuju target yang lebih besar, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., dalam laporannya menyampaikan kesiapan kontingen Sumbawa.

Kabupaten Sumbawa direncanakan akan mengirimkan sebanyak 460 atlet, 135 official, dengan total 610 kontingen yang akan bertanding pada 38 cabang olahraga.

“Kami berharap seluruh masyarakat ikut terlibat memberikan dukungan dan semangat kepada para atlet. Tanpa dukungan bersama, capaian maksimal akan sulit diraih,” ujarnya.

Rafiq juga menambahkan bahwa komposisi atlet Sumbawa didominasi oleh putra daerah.

“Sebanyak 99% atlet merupakan atlet lokal, hanya 1% dari luar daerah. Ini menunjukkan komitmen kita dalam membina potensi daerah,” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan para atlet Sumbawa mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.


ULASAN

1. Penguatan Pembinaan Berbasis Daerah

PELATKAB menjadi indikator kuat bahwa Pemkab Sumbawa mendorong sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan, bukan instan. Fakta bahwa 99% atlet adalah lokal menunjukkan keberpihakan pada pembangunan SDM daerah.Ini penting untuk:

  • Mengurangi ketergantungan pada atlet luar daerah

  • Membangun kebanggaan dan identitas daerah

  • Menjamin keberlanjutan prestasi jangka panjang


2. Paradigma Baru: Dari Medali ke Karakter

Pernyataan Bupati yang menekankan etos kerja dan sportifitas dibanding sekadar medali menunjukkan pergeseran paradigma pembangunan olahraga.

Dampaknya:

  • Atlet tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter

  • Olahraga menjadi bagian dari pembangunan mental generasi muda

  • Mengurangi praktik instan (rekrut atlet luar tanpa pembinaan)


3. Keterkaitan dengan Target Nasional (Road to PON 2028)

PORPROV diposisikan sebagai tahapan strategis menuju PON 2028, bukan tujuan akhir.

Artinya:

  • Ada roadmap pembinaan yang jelas

  • Evaluasi performa atlet bisa dilakukan sejak level provinsi

  • Pemerintah daerah mulai berpikir dalam kerangka jangka panjang


4. Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Ajakan Ketua KONI agar masyarakat ikut mendukung menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya urusan pemerintah.

Dukungan publik dapat berupa:

  • Moral (dukungan, publikasi, kebanggaan daerah)

  • Sosial (komunitas, event lokal)

  • Ekonomi (sponsor, UMKM pendukung event olahraga)


5. Transparansi dan Akuntabilitas

Publikasi data seperti:

  • Jumlah atlet: 460 orang

  • Official: 135 orang

  • Total kontingen: 610 orang

  • Cabang olahraga: 38 cabor

Ini penting sebagai bentuk:

  • Transparansi penggunaan anggaran

  • Akuntabilitas program pembinaan

  • Informasi terbuka kepada masyarakat


KESIMPULAN

PELATKAB Kabupaten Sumbawa bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bagian dari strategi besar pembangunan olahraga daerah yang berorientasi pada:

  • Pembinaan atlet lokal

  • Penguatan karakter generasi muda

  • Persiapan berjenjang menuju level nasional

  • Keterlibatan publik secara luas

Jika konsisten dijalankan, langkah ini berpotensi menjadikan Sumbawa sebagai salah satu kekuatan olahraga baru di Nusa Tenggara Barat. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa