BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Matangkan Kesiapan Idul Fitri 1447 H, Bupati Pimpin Langsung Rakor Forkopimda

Pemkab Sumbawa Matangkan Kesiapan Idul Fitri 1447 H, Bupati Pimpin Langsung Rakor Forkopimda

17 Maret 2026   98

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Maret 2026 – Bupati Syarafuddin Jarot memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka memastikan kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H. Rapat berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan, dengan tetap mempertimbangkan potensi irisan waktu dengan perayaan Nyepi pada malam harinya.

Terkait kebutuhan masyarakat, Bupati memastikan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah daerah juga telah mengambil langkah antisipatif, termasuk mendatangkan tambahan pasokan cabai dari luar daerah guna menjaga stabilitas harga.

Selain itu, Bupati juga menyoroti distribusi LPG 3 kilogram yang dinilai perlu pengawasan lebih ketat. Ia menegaskan bahwa kuota LPG sebenarnya mencukupi, namun seringkali terjadi kelangkaan akibat penggunaan yang tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, pengawasan distribusi akan diperkuat agar subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Di sektor infrastruktur, Bupati mengungkapkan bahwa sejumlah ruas jalan berlubang telah ditangani sementara oleh Dinas PUPR, termasuk ruas di depan rumah sakit dan jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir. Pemerintah daerah juga akan terus melakukan penanganan guna mendukung kelancaran arus mudik.

Menjelang malam takbiran, Bupati berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan untuk memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian.

Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pemerintah daerah menjaga stabilitas wilayah. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, seperti bandara, kawasan kota, dan terminal.

Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi gangguan keamanan, seperti penggunaan knalpot racing, petasan, hingga balap liar yang kerap muncul menjelang hari raya.

Dari sisi energi, perwakilan Pertamina memastikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan tambahan pasokan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.

Di sektor layanan publik, pemerintah daerah melalui OPD terkait memastikan kesiapan pangan, infrastruktur, serta layanan kesehatan. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan telah menyiapkan tenaga medis di pos pelayanan serta menjamin layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.

Mengakhiri rapat, Bupati menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak.

“Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.


Ulasan: Kesiapan Idul Fitri sebagai Wujud Pelayanan Publik dan Transparansi Pemerintah

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan kesiapan lintas sektor menjelang momentum penting keagamaan.

Beberapa hal yang menjadi fokus utama, antara lain:

  • Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat menjelang hari raya.

  • Pengawasan distribusi LPG subsidi, agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kelangkaan di lapangan.

  • Perbaikan infrastruktur jalan, khususnya pada jalur-jalur yang dilalui masyarakat saat arus mudik.

  • Penguatan keamanan dan ketertiban, melalui sinergi TNI-Polri dan Forkopimda.

  • Kesiapan layanan kesehatan, agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal selama libur panjang.

Langkah-langkah ini juga mencerminkan pendekatan pemerintah daerah yang tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga pada antisipasi kondisi riil di lapangan.

Dari sisi keterbukaan informasi publik, penyampaian hasil rapat ini menjadi penting agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi Idul Fitri dan Nyepi secara bersamaan—dua momentum besar yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain itu, informasi ini juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk turut menjaga ketertiban, menggunakan LPG subsidi secara bijak, serta mendukung kelancaran perayaan hari raya.

Sebagai bagian dari tahun pertama pemerintahan Jarot–Ansori, langkah-langkah ini menunjukkan upaya awal dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, kolaboratif, dan terbuka terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, konsistensi dalam pelaksanaan serta keterlibatan aktif masyarakat akan menjadi kunci agar setiap kebijakan dan langkah pemerintah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara luas. (KH74)

artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber: FB Prokopim Sumbawa