Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/11-3-2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai merealisasikan sejumlah program prioritas pembangunan daerah sejak tahun pertama kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori.
Salah satu program yang mulai dijalankan adalah Program Unggulan 10 Jarot–Ansori yang berfokus pada penataan lingkungan, pengembangan tata kota, serta peningkatan sarana olahraga dan rekreasi di Kabupaten Sumbawa.
Dalam realisasi awal program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk penataan kawasan Jempol, yang difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman serta penataan kawasan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga melaksanakan program penuntasan kawasan kumuh, dengan fokus pada perbaikan sistem drainase serta peningkatan estetika lingkungan pada kawasan padat penduduk.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta menciptakan kawasan permukiman yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat.
Selain kegiatan yang telah berjalan pada tahun 2025, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Salah satunya adalah finalisasi perencanaan pengembangan ikon daerah, yang meliputi kawasan wisata dan destinasi unggulan seperti Pantai Goa, Saliper Ate, dan Pulau Bungin.
Dokumen perencanaan untuk pengembangan kawasan tersebut telah selesai disusun dan menjadi dasar bagi pelaksanaan pembangunan selanjutnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan Kota Pusaka dan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di beberapa lokasi strategis di Kabupaten Sumbawa.
Ruang terbuka hijau ini diharapkan dapat menjadi ruang publik bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Adapun pelaksanaan konstruksi dari berbagai proyek penataan kawasan tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada tahun 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan dan persiapan teknis diselesaikan.
Program penataan lingkungan dan pengembangan tata kota merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Melalui penanganan kawasan kumuh, pembangunan ruang terbuka hijau, serta pengembangan kawasan wisata dan ikon daerah, pemerintah daerah berupaya menciptakan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain berdampak pada kualitas lingkungan, penataan kawasan juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui sektor pariwisata dan pengembangan ruang publik yang produktif.
Langkah-langkah yang dilakukan sejak tahun pertama pemerintahan menunjukkan upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam merealisasikan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
Melalui penyampaian informasi program secara terbuka kepada masyarakat, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program pembangunan sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik dan transparansi pemerintahan. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa