BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Perkuat Infrastruktur Air Pertanian, Realisasi Program Unggulan Jarot–Ansori Capai Puluhan Unit Sarana Irigasi

Pemkab Sumbawa Perkuat Infrastruktur Air Pertanian, Realisasi Program Unggulan Jarot–Ansori Capai Puluhan Unit Sarana Irigasi

24 Februari 2026   56

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/24-2-2026 — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi janji pembangunan sektor pertanian melalui realisasi Program Unggulan 01 Jarot–Ansori, yang berfokus pada pembangunan infrastruktur sumber air untuk mendukung produktivitas petani.

Program yang merupakan bagian dari visi pembangunan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan utama petani terhadap ketersediaan air irigasi yang stabil dan berkelanjutan.

Pada Tahun Anggaran 2025, pemerintah daerah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp16,81 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi sarana pengairan, yang dilaksanakan melalui sinergi dua perangkat daerah utama, yakni Dinas Pertanian dan Dinas PUPR.

Realisasi program tersebut menunjukkan capaian yang signifikan, antara lain:

  • Pembangunan lebih dari 148 unit sumur bor dan sumur dangkal untuk memperluas akses air pertanian

  • Pembangunan 3.875 meter jaringan perpipaan guna meningkatkan efisiensi distribusi air

  • Pembangunan 24 unit check dam dan kantong air sebagai penampung air hujan sekaligus pengendali aliran

  • Pembangunan infrastruktur pendukung lainnya, meliputi:

    • 12 unit dam parit/check dam

    • 27 unit irigasi usaha tani

    • 37 unit mesin pompa air

Seluruh infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan air secara langsung di tingkat lahan pertanian, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh petani dalam meningkatkan produktivitas dan stabilitas hasil panen.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air merupakan fondasi utama bagi ketahanan pangan daerah, sekaligus langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap musim hujan.


Ulasan Kebijakan: Infrastruktur Air sebagai Jawaban atas Janji Politik dan Kebutuhan Petani

Realisasi Program Unggulan 01 menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada penyelesaian masalah mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Ketersediaan air selama ini menjadi salah satu faktor pembatas produktivitas pertanian di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan yang menitikberatkan pada sumur bor, check dam, serta jaringan distribusi air merupakan langkah strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, pelaksanaan program ini juga mencerminkan beberapa prinsip penting:

  1. Transparansi anggaran, melalui penyampaian terbuka nilai investasi dan output pembangunan

  2. Akuntabilitas kinerja, dengan menampilkan capaian fisik yang terukur

  3. Sinergi lintas sektor, antara Dinas Pertanian dan Dinas PUPR sebagai pelaksana teknis

  4. Pemenuhan janji politik, yang diwujudkan melalui program konkret dan berorientasi manfaat

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Ke depan, Pemkab Sumbawa akan terus melakukan evaluasi dan penguatan program infrastruktur air agar manfaatnya semakin merata serta mampu menopang pertumbuhan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa