BERITA DETAIL
Komitmen Janji Politik Infrastruktur, Kemantapan Jalan Sumbawa Naik di Tahun Pertama Kepemimpinan Jarot–Ansori

Komitmen Janji Politik Infrastruktur, Kemantapan Jalan Sumbawa Naik di Tahun Pertama Kepemimpinan Jarot–Ansori

24 Februari 2026   107

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/24-2-26 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori terus menunjukkan progres dalam merealisasikan janji politik pembangunan infrastruktur, khususnya peningkatan jaringan jalan mantap hingga 80 persen.

Pada tahun pertama pemerintahan, indikator kemantapan jalan daerah menunjukkan tren positif dengan capaian meningkat menjadi sekitar 50 persen. Peningkatan ini ditopang oleh alokasi anggaran konstruksi jalan melalui APBD sebesar Rp23 miliar serta dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Salah satu capaian strategis adalah dimulainya Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada ruas Batu Dulang–Tepal sepanjang 26 kilometer dengan nilai anggaran Rp89 miliar yang dilaksanakan melalui skema multi years. Selain itu, pada tahun 2026 direncanakan dua ruas strategis wilayah selatan, yaitu Tepal–Batu Rotok dan Lenangguar–Teladan, akan masuk dalam program IJD lanjutan.

Sepanjang Tahun Anggaran 2025, berbagai pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jalan telah dilaksanakan oleh perangkat daerah terkait, antara lain melalui Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa dan Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, meliputi:

  • Rehabilitasi dan peningkatan jalan usaha tani sepanjang 24 km dengan anggaran Rp7,2 miliar untuk mendukung mobilitas sektor pertanian.

  • Pembangunan jalan lingkungan kawasan permukiman (aspal dan trotoar) sepanjang 8.080 meter dengan anggaran Rp5,4 miliar.

  • Pemeliharaan jalan berkala sepanjang 10,035 km dengan anggaran Rp13,5 miliar.

  • Pemeliharaan jalan rutin sepanjang 73,7 km dengan anggaran Rp8,4 miliar.

  • Pemeliharaan berkala Jalan Lintas BTN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng sepanjang 5 km dengan anggaran Rp135 juta.

Selain itu, melalui pendekatan dan koordinasi aktif dengan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga berhasil memperoleh dukungan program IJD dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk ruas Batu Dulang–Tepal sepanjang 26 km.

Secara keseluruhan, jika dikalkulasikan dari APBD dan dukungan pemerintah pusat, total anggaran peningkatan jalan yang beredar di Kabupaten Sumbawa sepanjang Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp129,7 miliar.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berpengaruh langsung terhadap konektivitas wilayah, distribusi hasil pertanian, akses layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.


Ulasan Transparansi: Infrastruktur Jalan sebagai Fondasi Pertumbuhan Daerah

Capaian peningkatan kemantapan jalan di tahun pertama kepemimpinan Jarot–Ansori menunjukkan bahwa program infrastruktur berjalan dengan pendekatan bertahap dan terukur.

1. Konsistensi terhadap Janji Politik

Target kemantapan jalan hingga 80 persen dalam lima tahun menuntut konsistensi kebijakan. Kenaikan indikator pada tahun pertama menjadi sinyal awal bahwa perencanaan berjalan sesuai jalur.

2. Optimalisasi APBD dan Dana Pusat

Keberhasilan menghadirkan program IJD menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga pada kemampuan pemerintah daerah membangun komunikasi strategis dengan pemerintah pusat.

3. Dampak Ekonomi dan Sosial

Pembangunan jalan usaha tani, jalan lingkungan, dan pemeliharaan rutin menunjukkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada proyek besar, tetapi juga pada kebutuhan masyarakat secara langsung.

4. Transparansi Pengelolaan Anggaran

Publikasi rincian panjang jalan dan besaran anggaran merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan pembangunan dan pemanfaatan keuangan daerah.


Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan terus dilanjutkan secara bertahap dan berkelanjutan guna mendukung pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan akses ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antar kawasan di Kabupaten Sumbawa. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa