BERITA DETAIL
Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13 Persen di Tahun Pertama Kepemimpinan Jarot–Ansori

Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13 Persen di Tahun Pertama Kepemimpinan Jarot–Ansori

23 Februari 2026   94

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/23-2-26 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori menunjukkan progres awal dalam memenuhi janji politiknya, khususnya target peningkatan pendapatan daerah.

Salah satu dari 12 janji prioritas pemerintahan Jarot–Ansori adalah meningkatkan pendapatan daerah hingga 50 persen dalam lima tahun masa kepemimpinan, atau rata-rata kenaikan sekitar 10 persen setiap tahun. Pada tahun pertama, tanda-tanda pencapaian target tersebut mulai terlihat.

Data keuangan daerah menunjukkan bahwa total pendapatan daerah Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 meningkat sebesar 11,13 persen dibanding tahun sebelumnya. Nilai pendapatan yang pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp2.109.335.628.713, meningkat menjadi Rp2.344.039.765.235 pada tahun 2025.

Kenaikan ini mencerminkan upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat tata kelola pendapatan, optimalisasi sumber pendapatan asli daerah, serta peningkatan koordinasi fiskal dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah bukan sekadar capaian angka, tetapi menjadi fondasi penting untuk memperluas ruang fiskal pembangunan, meningkatkan layanan publik, serta mempercepat program prioritas daerah.


Ulasan Transparansi: Awal Positif, Tantangan Tetap Ada

Kenaikan pendapatan daerah pada tahun pertama pemerintahan Jarot–Ansori memiliki beberapa makna strategis bagi masyarakat.

1. Indikator Awal Janji Politik Mulai Direalisasikan

Kenaikan 11,13 persen menunjukkan bahwa target kenaikan rata-rata 10 persen per tahun berada pada jalur yang realistis. Ini menjadi sinyal awal bahwa janji peningkatan pendapatan daerah tidak sekadar retorika politik.

2. Ruang Fiskal Pembangunan Semakin Terbuka

Pendapatan daerah yang meningkat berarti kapasitas pembiayaan pembangunan bertambah. Hal ini membuka peluang bagi peningkatan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal.

3. Tantangan Keberlanjutan

Meski capaian awal cukup positif, menjaga tren kenaikan pendapatan selama lima tahun bukan hal mudah. Pemerintah daerah perlu memastikan:

  • optimalisasi PAD berjalan konsisten

  • belanja daerah tetap efisien dan produktif

  • investasi daerah terus tumbuh

  • kebijakan ekonomi daerah berpihak pada pertumbuhan

4. Transparansi Sebagai Kunci Kepercayaan Publik

Dengan menyampaikan data angka pendapatan secara terbuka, pemerintah daerah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menilai kinerja secara objektif. Transparansi ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat akuntabilitas pemerintahan.


Komitmen Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah akan terus diupayakan melalui penguatan ekonomi lokal, peningkatan investasi, serta optimalisasi pengelolaan keuangan daerah.

Capaian tahun pertama ini diharapkan menjadi fondasi bagi realisasi target lima tahun ke depan menuju Sumbawa yang lebih mandiri secara fiskal, maju dalam pembangunan, dan sejahtera bagi masyarakatnya. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber : Bapperida Kab. Sumbawa