BERITA DETAIL
Setahun Kepemimpinan Jarot–Ansori, Pemkab Sumbawa Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian

Setahun Kepemimpinan Jarot–Ansori, Pemkab Sumbawa Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian

23 Februari 2026   82

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/23-2-2026 — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati Mohamad Ansori, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen untuk menunaikan janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat. Salah satu dari 12 janji prioritas tersebut adalah penguatan sektor pertanian melalui pembangunan sarana dan prasarana pengairan berupa penampungan air hujan, Cek Dam, dan sumur bor.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa dan Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, pemerintah daerah telah merealisasikan pembangunan serta pengadaan sejumlah infrastruktur pendukung pengairan pertanian dengan total anggaran lebih dari Rp16,8 miliar.

Adapun sarana yang telah dibangun dan disiapkan untuk diserahkan kepada petani meliputi:

  • Kantong air

  • Check dam

  • Sumur bor pertanian

  • Embung desa

  • Saluran irigasi dan perpipaan pertanian

  • Mesin pompa pengairan

Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan air di lahan pertanian, meningkatkan indeks tanam, serta mengurangi risiko gagal panen akibat keterbatasan air.

Bupati menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan daerah. Menurutnya, meskipun keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan, pemerintah tetap berupaya memastikan janji kepada masyarakat tidak diabaikan.


Ulasan Transparansi: Janji Politik yang Mulai Berjalan

Realisasi pembangunan pengairan ini memiliki makna strategis bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

1. Bukti Janji Politik Tidak Dilupakan

Program pengairan merupakan janji prioritas karena pertanian adalah tulang punggung ekonomi Sumbawa. Realisasi anggaran Rp16,8 miliar menunjukkan bahwa komitmen politik mulai diterjemahkan menjadi program nyata.

2. Dampak Langsung bagi Petani

Infrastruktur air pertanian bukan sekadar proyek fisik, tetapi berpengaruh langsung terhadap produktivitas, stabilitas pendapatan petani, dan ketahanan pangan daerah.

3. Transparansi Penggunaan Anggaran

Dengan menyampaikan jenis infrastruktur, pelaksana kegiatan, dan nilai anggaran, pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk menilai kinerja secara objektif.

4. Masih Ada Tantangan

Pemerintah daerah juga mengakui bahwa realisasi janji belum sepenuhnya optimal. Keterbatasan fiskal, kebutuhan pembangunan yang luas, serta kondisi geografis menjadi faktor yang harus dihadapi secara bertahap.

5. Arah Kebijakan ke Depan

Program pengairan ini menjadi fondasi untuk kebijakan lanjutan seperti modernisasi pertanian, peningkatan produksi pangan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian.


Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa pemenuhan janji politik akan terus dilakukan secara bertahap dan terukur. Transparansi capaian program akan terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus upaya membangun kepercayaan terhadap pemerintah daerah.

Langkah penguatan infrastruktur pengairan ini diharapkan menjadi awal dari percepatan pembangunan sektor pertanian menuju Sumbawa yang mandiri pangan, berdaya saing, dan berkelanjutan. (KH74)


artikel berita ini untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber data : Bapperida Kab. Sumbawa