Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/18 Februari 2026 — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, memulai malam pertama Ramadan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa malam (18/02/2026).
Kehadiran Bupati bersama jamaah menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut bulan suci. Dalam suasana khusyuk, ibadah tarawih tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga memperkuat nilai ukhuwah dan kebersamaan sosial di tengah masyarakat.
Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Ramadan adalah waktu untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Ia berharap setiap ibadah yang dilaksanakan dapat menjadi penguat iman, penjernih hati, serta dorongan untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama dan daerah.
Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang membangun solidaritas, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui momentum Ramadan berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan keagamaan, pelayanan publik, maupun program sosial yang menyentuh kebutuhan warga.
Kehadiran Bupati Sumbawa pada salat tarawih perdana memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas keagamaan.
Pertama, partisipasi kepala daerah dalam kegiatan ibadah masyarakat menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang dekat dan membumi. Kehadiran ini memberi pesan bahwa pemerintah tidak berjarak dengan kehidupan sosial dan spiritual warga.
Kedua, momentum Ramadan sering menjadi ruang konsolidasi nilai sosial seperti kepedulian, solidaritas, dan gotong royong. Jika diiringi kebijakan sosial yang tepat, suasana Ramadan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Ketiga, transparansi kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan masyarakat penting untuk menunjukkan akuntabilitas sekaligus membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan warga.
Dengan demikian, kehadiran Bupati dalam tarawih perdana bukan hanya simbol religiusitas, tetapi juga refleksi komitmen pemerintah daerah untuk membangun Sumbawa yang harmonis, religius, dan berkeadaban. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa