BERITA DETAIL
Perkuat Konektivitas Wilayah Selatan, Bupati Sumbawa Launching Preservasi Jalan Batu Dulang–Tepal

Perkuat Konektivitas Wilayah Selatan, Bupati Sumbawa Launching Preservasi Jalan Batu Dulang–Tepal

11 Februari 2026   180

 

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/10 Februari 2026 — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. secara resmi melaunching pelaksanaan preservasi jalan ruas Batu Dulang–Tepal di titik alih trase Brang Tereng, Selasa pagi. Kegiatan ini dirangkaikan dengan syukuran sebagai penanda dimulainya konstruksi lanjutan ruas jalan strategis di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut yang bersamaan dengan dua ruas strategis lainnya, yakni Tepal–Batu Rotok dan Lenangguar–Teladan. Ketiga ruas ini merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas wilayah selatan dengan total anggaran penanganan yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp385 miliar, bersumber dari APBN melalui skema multiyears.

“Skema multiyears dipilih agar pembangunan dilakukan secara menyeluruh, berkualitas, dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan sementara,” ujar Bupati.

Ruas Batu Dulang–Tepal memiliki panjang total sekitar 27 kilometer. Sebelumnya, pembangunan telah dituntaskan sepanjang 20,5 kilometer, dan pada tahap ini akan dilanjutkan sepanjang 8,1 kilometer, termasuk alih trase Brang Tereng sepanjang kurang lebih 700 meter.

Bupati juga mengungkapkan bahwa proyek tiga ruas jalan wilayah selatan ini sempat beberapa kali keluar dari daftar prioritas pemerintah pusat. Namun melalui upaya intensif Pemerintah Kabupaten Sumbawa di tingkat pusat, serta dukungan masyarakat, program tersebut akhirnya berhasil diamankan.

“Sumbawa menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi NTB yang memperoleh program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, ruas ini terhubung dengan jaringan jalan wilayah selatan sepanjang kurang lebih 93 kilometer, yang menghubungkan Batu Dulang, Lenangguar, Teladan, Orong Telu, hingga Batu Rotok di Kecamatan Batulanteh.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah NTB, Rikson, ST., MT., menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak demi kelancaran pembangunan. Menurutnya, ruas jalan ini merupakan penunjang utama perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Batulanteh yang dikenal sebagai sentra produksi kopi Sumbawa.

Rikson juga berharap agar ruas Tepal–Batu Rotok dan Lenangguar–Teladan dapat segera memasuki tahap tender dan pelaksanaan pekerjaan. Ia meminta dukungan Pemerintah Daerah untuk fokus menyelesaikan persoalan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu.


Ulasan Publik: Infrastruktur Jalan sebagai Fondasi Penggerak Ekonomi Wilayah Selatan

Pembangunan dan preservasi ruas jalan Batu Dulang–Tepal beserta dua ruas strategis lainnya menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat konektivitas wilayah selatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Kehadiran infrastruktur jalan yang memadai di wilayah Batulanteh memiliki dampak strategis, tidak hanya dalam memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menurunkan biaya logistik, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi baru. Akses yang lebih baik akan mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan, terutama kopi, serta memperkuat posisi Batulanteh sebagai kawasan potensial agrowisata.

Skema pembiayaan multiyears melalui APBN mencerminkan pendekatan pembangunan yang lebih terencana dan berkelanjutan. Namun demikian, keberhasilan proyek ini juga sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya dalam penyelesaian persoalan lahan dan pengawasan pelaksanaan di lapangan.

Secara lebih luas, pembangunan jalan wilayah selatan ini diharapkan menjadi pemicu transformasi ekonomi kawasan, dari wilayah yang terisolasi menjadi simpul pertumbuhan baru. Transparansi informasi kepada publik mengenai progres pembangunan, penggunaan anggaran, serta dampak ekonomi yang dihasilkan menjadi kunci agar masyarakat dapat ikut mengawasi sekaligus merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur tersebut. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa