BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Luncurkan Bale Mula, Rumah Entrepreneur Muda untuk Ekonomi Daerah Berkelanjutan

Pemkab Sumbawa Luncurkan Bale Mula, Rumah Entrepreneur Muda untuk Ekonomi Daerah Berkelanjutan

19 Januari 2026   30

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/17 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meluncurkan Bale Mula pada Sabtu malam (17/1/2026) di Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Sumbawa. Peluncuran ini berlangsung dalam suasana car free night yang meriah dan penuh kebersamaan, memadukan arah kebijakan ekonomi daerah dengan ekspresi seni, humor, dan partisipasi publik.

Acara diawali dengan laporan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM. Ia menjelaskan bahwa Bale Mula (Bale atau Rumah Entrepreneur Muda Milenial) merupakan inisiatif strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah, khususnya bagi UMKM, pengusaha muda, serta pelaku ekonomi kreatif dan digital.

Pada tahap awal, Bale Mula difokuskan pada proses penyiapan dan pendampingan pelaku usaha, agar memiliki kesiapan manajerial, legalitas usaha yang tertib, serta arah bisnis yang jelas dan berkelanjutan. Setelah dinilai siap, Bale Mula akan berperan sebagai penghubung dengan pemodal dan mitra usaha, sekaligus dikembangkan ke arah marketplace dan peluang investasi.

“Bale Mula tidak menjanjikan hasil instan, tetapi membangun proses yang benar agar ekonomi daerah tumbuh secara berkelanjutan,” tegas Ivan.

Peluncuran Bale Mula dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, para asisten dan kepala perangkat daerah, mitra perbankan, BUMN, BUMD, komunitas kreatif, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memadati Lapangan Pahlawan.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pada usia ke-67, Kabupaten Sumbawa harus berani menegaskan arah pembangunan yang relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, dinamika dunia kerja dan ekonomi yang bergerak cepat menuntut pemerintah daerah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun manusia, jejaring, dan ekosistem usaha.

“Bale Mula adalah rumah bersama. Tempat anak-anak muda belajar, mencoba, berkolaborasi, bahkan gagal dan bangkit kembali,” ungkap Bupati.

Suasana malam semakin semarak dengan penampilan symphony band, bagesa, balawas, serta stand up comedy yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menariknya, sejumlah kepala OPD turut tampil di atas panggung, bahkan Bupati Sumbawa sendiri ikut ambil bagian sebagai peserta stand up comedy, yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari penonton.

Penampilan stand up comedy turut diisi oleh Dahlia Akbar (BKMT Kabupaten Sumbawa), Ni Wayan Rusmawati (Kepala Dinas Pertanian), Abu Bakar (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), Andi Rusni (Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa), Andi Rifai (PUSAKA Samawa), Erni (TP PKK Kabupaten Sumbawa), serta Sayuti Melik dan Rudi dari Kecamatan Plampang. Kolaborasi lintas latar belakang ini mencerminkan semangat Bale Mula sebagai ruang inklusif tanpa sekat formalitas.

Pada malam yang sama, turut diluncurkan Coffee Night, yakni minum 1.500 cup kopi Sumbawa secara bersama-sama. Coffee Night menjadi simbol kebanggaan terhadap produk lokal, sekaligus penegasan bahwa kopi Sumbawa memiliki nilai ekonomi dan potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis komoditas unggulan daerah.

Melalui Bale Mula, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap lahir generasi muda yang berani berwirausaha, kreatif, dan berdaya saing, namun tetap berakar pada potensi lokal. Dengan pendekatan kolaboratif, suasana yang membumi, serta proses pendampingan yang berkelanjutan, Bale Mula diharapkan menjadi fondasi kuat pertumbuhan ekonomi Sumbawa yang inklusif dan berkesinambungan.


Ulasan: Bale Mula sebagai Wajah Baru Kebijakan Ekonomi yang Partisipatif

Peluncuran Bale Mula menandai perubahan pendekatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengembangkan ekonomi daerah. Program ini tidak hanya menargetkan output jangka pendek, tetapi membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Keterbukaan ruang, keterlibatan lintas sektor, serta pendekatan yang memadukan kebijakan dengan budaya dan hiburan menunjukkan upaya pemerintah menghadirkan kebijakan ekonomi yang mudah dipahami dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kegiatan ini juga mencerminkan transparansi pemerintah dalam menyampaikan arah kebijakan ekonomi secara terbuka di ruang publik.

Melalui Bale Mula, Pemkab Sumbawa memperlihatkan komitmen untuk menjadikan anak muda dan UMKM sebagai aktor utama pembangunan ekonomi, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah berjalan seiring dengan penguatan identitas lokal dan kebersamaan sosial. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa