BERITA DETAIL
Komisi V DPR RI Kunjungi Sumbawa, Bupati Sampaikan Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

Komisi V DPR RI Kunjungi Sumbawa, Bupati Sampaikan Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

01 Agustus 2025   172

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/1/8/2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafudin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD terkait, dan para Camat se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan secara lugas kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sumbawa yang masih jauh dari memadai. Ia menyoroti banyaknya ruas jalan antar kecamatan yang belum beraspal, sehingga menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

“Luas wilayah Kabupaten Sumbawa yang sangat besar tidak sebanding dengan ketersediaan infrastruktur jalan yang layak. Keterbatasan anggaran menjadi hambatan serius untuk melakukan percepatan pembangunan,” ungkap Bupati Jarot.


Permintaan Dukungan Pusat

Menghadapi kenyataan tersebut, Bupati Sumbawa meminta dukungan konkret dari Komisi V DPR RI, khususnya dalam alokasi anggaran infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa.

“Kami berharap kehadiran Komisi V DPR RI hari ini membawa energi baru untuk percepatan pembangunan jalan di Sumbawa. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi tentang aksesibilitas, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Komisi V DPR RI Respons Positif, Soroti Peran Infrastruktur dalam Ketahanan Pangan

Menanggapi hal tersebut, H. Mori Hanafi, SE., M.Com, Anggota Komisi V DPR RI yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut, mengakui bahwa kondisi infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa masih sangat memprihatinkan dan menjadi salah satu isu prioritas yang membutuhkan perhatian serius pemerintah pusat.

“Infrastruktur jalan yang baik sangat penting, bukan hanya untuk konektivitas antarwilayah, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan, terutama di daerah seperti Sumbawa yang potensial secara pertanian namun terkendala distribusi hasil,” terang Mori Hanafi.

Ia juga menegaskan bahwa Komisi V akan terus mendorong peningkatan anggaran infrastruktur dan mendukung program pembangunan di wilayah-wilayah yang tertinggal, termasuk Sumbawa.


Ulasan: Momen Strategis untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur Sumbawa

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kabupaten Sumbawa merupakan momen strategis untuk menyuarakan kebutuhan riil masyarakat di daerah, terutama terkait infrastruktur dasar seperti jalan. Sejalan dengan visi pemerintahan Bupati Jarot–Ansori yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, kolaborasi dengan DPR RI sangat krusial dalam membuka ruang fiskal pusat untuk daerah.

Kondisi Jalan yang Masih Buruk:

  • Banyak wilayah kecamatan di Sumbawa yang masih terisolasi akibat akses jalan yang belum diaspal.

  • Minimnya infrastruktur menjadi penghambat utama pembangunan sektor pertanian, perdagangan, dan pelayanan publik.

Langkah Strategis Pemda:

  • Melakukan pemetaan prioritas jalan rusak dan menyiapkan proposal teknis ke pemerintah pusat.

  • Mendorong partisipasi investasi pusat dan swasta untuk membuka konektivitas ekonomi daerah.

Dampak Jangka Panjang:

  • Perbaikan jalan akan membuka akses desa ke pusat ekonomi, layanan pendidikan, dan kesehatan.

  • Mendorong daya saing pertanian dan mempercepat arus logistik hasil panen ke pasar.(KH74)


 

artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa