Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/19 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meluncurkan program Car Free Night (CFN) di kawasan Lapangan Pahlawan, Sumbawa Besar, pada Sabtu malam (19/7), sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan ruang publik yang inklusif, sehat, dan ramah lingkungan.
Peluncuran yang berlangsung meriah ini ditandai dengan peniupan serunai oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Wakil Gubernur NTB, Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua II DPRD, serta Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa. Simbolisasi ini mencerminkan harmoni antara budaya lokal dan inovasi pembangunan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat terhadap peluncuran CFN. Menurutnya, program ini bukan sekadar penutupan jalan untuk kendaraan bermotor, tetapi lebih dari itu:
“Car Free Night adalah cerminan semangat masyarakat Sumbawa yang cinta damai, cinta lingkungan, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong. Ini adalah ruang bagi generasi muda untuk berkarya, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” ujar H. Jarot.
Ia berharap agar CFN menjadi kegiatan rutin mingguan dan masuk ke dalam kalender event resmi Kabupaten Sumbawa, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penyerahan mock up dan QRIS dari Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa kepada perwakilan pelaku UMKM. Langkah ini menandai transformasi menuju sistem pembayaran non-tunai, yang lebih praktis, aman, dan efisien.
“Transaksi digital akan mempercepat pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM kita, serta mendukung inklusi keuangan di masyarakat,” jelas pihak Bank NTB Syariah dalam keterangannya.
CFN juga menjadi wadah ekspresi budaya dan interaksi sosial. Acara diwarnai dengan penampilan seni lokal, kuliner tradisional, hingga ruang santai untuk reuni kecil, kumpul komunitas, hingga obrolan warga yang menyegarkan.
Dengan area bebas kendaraan, masyarakat dapat berjalan kaki dengan nyaman, membawa anak-anak bermain, serta menikmati suasana malam Kota Sumbawa yang damai dan bersih.
Program Car Free Night mencakup tiga aspek utama pembangunan kota yang berkelanjutan:
Ekologis: mengurangi emisi karbon dan polusi suara di pusat kota.
Sosial: memperkuat interaksi dan kohesi sosial warga.
Ekonomi: mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi malam berbasis budaya lokal.
Dengan peluncuran CFN ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan bahwa pembangunan kota tidak hanya berbicara tentang beton dan aspal, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang hidup — di mana warga bisa berkumpul, berkreasi, berjualan, dan bersilaturahmi.
Program ini sekaligus menjadi refleksi dari visi besar Kabupaten Sumbawa: Unggul, Maju, dan Sejahtera, yang tumbuh dari akar budaya, didukung inovasi, dan dipandu oleh partisipasi warga. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa
sumber : Fb Prokopim Sumbawa