BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Distribusi LPG 3 Kg: Wabup Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga

Pemkab Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Distribusi LPG 3 Kg: Wabup Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga

17 Juli 2025   329

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/16 Juli 2025 - Sebagai respons atas gejolak distribusi dan kenaikan harga gas LPG 3 Kg di beberapa wilayah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Sistem Pendistribusian Gas LPG 3 Kg di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (16/07).

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dan dihadiri unsur penting dari sektor distribusi, keamanan, serta pengawasan, yakni:

  • Dinas Perdagangan Kabupaten Sumbawa

  • Kasat Intel Polres Sumbawa

  • Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa

  • Sales Branch Manager Pertamina Sumbawa

  • Para Agen dan Perwakilan Pangkalan LPG


Komitmen Bersama: Stabilkan Harga, Awasi Distribusi

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa stabilitas harga dan kelancaran distribusi LPG 3 Kg adalah tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta semua pihak memegang teguh komitmen dalam menjalankan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTB melalui Surat Keputusan Gubernur.

“Kita tidak bisa membiarkan masyarakat kecil terus menjadi korban kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar. Saya minta agen dan pangkalan disiplin terhadap ketentuan yang berlaku. Bila ada pelanggaran, maka akan ditindak tegas bersama aparat keamanan,” tegas Wabup Ansori.


Evaluasi Distribusi dan Langkah Konkret

Beberapa poin penting hasil rapat:

  • Evaluasi titik-titik distribusi dan kebutuhan LPG di tiap kecamatan, terutama wilayah yang sering mengalami kelangkaan.

  • Pemantauan intensif oleh Satpol PP dan Kepolisian untuk menghindari penyelewengan dan penimbunan.

  • Koordinasi rutin antara Pertamina, agen, dan Pemda guna memastikan distribusi LPG 3 Kg tetap pada jalur subsidi tepat sasaran.

  • Peningkatan sosialisasi HET kepada masyarakat dan pangkalan, agar tidak terjadi manipulasi harga di lapangan.


Ulasan: LPG 3 Kg dan Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga

LPG 3 Kg merupakan subsidi energi yang ditujukan untuk rumah tangga miskin dan pelaku UMKM kecil, sehingga gejolak distribusi dan kenaikan harga dapat langsung berdampak pada daya beli dan ketahanan ekonomi keluarga.

Berdasarkan laporan Disdag Sumbawa bulan Juni 2025, rata-rata harga jual LPG 3 Kg di lapangan mencapai Rp25.000–Rp30.000, jauh di atas HET Provinsi NTB sebesar Rp18.000, yang menyebabkan keresahan masyarakat dan berpotensi membuka ruang praktik tidak adil oleh oknum pelaku distribusi.

Langkah Pemkab untuk mempertemukan seluruh unsur secara langsung menunjukkan komitmen dalam pengendalian harga dan pemerataan distribusi, demi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat bawah.


Langkah Selanjutnya:
Pemkab akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan, memperbarui sistem pelaporan distribusi, dan menyiapkan kanal pengaduan masyarakat untuk pelanggaran distribusi LPG 3 Kg. (KH74)

 


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber : Fb Bagian Perekonomian dan Sda