Waspada! Gelombang Tinggi Mengancam Keselamatan Pelayaran
Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/06 Juli 2025 - Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian bersama BMKG NTB menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi mulai tanggal 7 Juli hingga 10 Juli 2025 pukul 08.00 WITA.
Berdasarkan informasi dari BMKG, pola angin di wilayah NTB bertiup dominan dari timur laut hingga selatan dengan kecepatan maksimum 25 knot. Kecepatan angin ini berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumbawa, terutama pada pagi hingga dini hari.
Wilayah Terdampak
Tinggi Gelombang 1.25 – 2.5 meter:
Selat Alas bagian utara dan selatan
Berisiko terhadap perahu nelayan dan kapal tongkang.
Tinggi Gelombang 2.5 – 4.0 meter:
Perairan Selatan P. Sumbawa dan Selatan P. Lombok
Berisiko terhadap kapal ferry, kapal tongkang, dan perahu nelayan.
Perahu Nelayan: Hindari berlayar jika angin mencapai 15 knot dan gelombang >1.25 m.
Kapal Tongkang: Waspadai angin >16 knot dan gelombang >1.5 m.
Kapal Ferry: Tunda perjalanan jika angin >21 knot dan gelombang >2.5 m.
Mari kita saling mendukung dan mengawasi keselamatan laut bersama.
a. Bagi nelayan, tunda pelayaran jika kondisi tidak memungkinkan.
b. Bagi masyarakat umum, hindari aktivitas wisata di perairan selatan.
c. Laporkan kondisi cuaca ekstrem kepada aparat desa atau BPBD.
Sebarkan informasi ini kepada keluarga dan kerabat agar lebih waspada!
Ikuti terus update resmi dari BMKG dan Pemkab Sumbawa melalui media sosial dan situs resmi.
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa