Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id /29 Juni 2025 - Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H pada Sabtu, 29 Juni 2025 bertempat di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa peringatan tahun baru Islam bukan sekadar seremoni, namun merupakan momen penting untuk melakukan refleksi diri dan perbaikan kolektif.
"Hijrah mengajarkan bahwa perubahan besar tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian meninggalkan zona lama menuju zona baru demi kehidupan yang lebih baik,” ujar Wabup.
Semangat hijrah ini, lanjutnya, harus menjadi inspirasi dalam setiap langkah pembangunan di Kabupaten Sumbawa.
“Keberanian untuk berubah dan berbenah sangat dibutuhkan dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” tambahnya.
Wabup juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung ke masyarakat. Ia mencontohkan kegiatan monitoring ke pangkalan dan agen gas elpiji 3 kg yang dilakukan Pemkab Sumbawa sebagai bentuk respons langsung atas kebutuhan dan aspirasi masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.
“Pemerintah tidak tinggal diam, tetapi aktif mencari solusi bersama masyarakat di lapangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sosial dan spiritual.
“Hijrah bukan hanya berpindah secara fisik, tetapi berpindah dari kegelapan menuju cahaya, dari kemalasan menuju produktivitas, dari keterpurukan menuju kebangkitan,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat mendukung berbagai gerakan keagamaan yang diinisiasi oleh Pemkab Sumbawa, antara lain:
Gerakan Shalat Subuh Berjamaah
Gerakan Bershadaqah
Gerakan Zakat Profesi
Dukungan terhadap MTQ tingkat Kabupaten, yang akan digelar di Samota pada 29 Juni – 6 Juli 2025 sebagai wadah membangun kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan penguatan identitas religius masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa memposisikan nilai-nilai keislaman sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Beberapa poin penting:
| Aspek | Makna Strategis |
|---|---|
| Nilai Hijrah | Mendorong keberanian melakukan inovasi dan perubahan di sektor publik |
| Kehadiran Lapangan | Bukti nyata responsibilitas pemimpin dalam menyerap aspirasi masyarakat |
| Gerakan Keagamaan | Upaya membumikan nilai spiritual untuk memperkuat moralitas sosial |
| Dukungan MTQ | Investasi nilai religius bagi generasi muda sebagai penguat jati diri lokal |
Publikasi ini menjadi bagian dari transparansi informasi publik dan akuntabilitas Pemerintah Daerah dalam melaksanakan kegiatan sosial-keagamaan yang strategis. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa