BERITA DETAIL
Dekranasda Kabupaten Sumbawa Siap Tampil di Dekranas Expo 2025, Dorong Wastra dan Kriya Lokal Tembus Panggung Nasional

Dekranasda Kabupaten Sumbawa Siap Tampil di Dekranas Expo 2025, Dorong Wastra dan Kriya Lokal Tembus Panggung Nasional

19 Juni 2025   114

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/18 Juni 2025 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, memimpin langsung rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Sumbawa dalam ajang Dekranas Expo 2025 yang akan digelar pada 9–11 Juli 2025 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Bertempat di Sekretariat TP PKK, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Dekranasda, Muhammad Irfan, S.P., M.M, jajaran pengurus Dekranasda, serta mitra strategis dari Program Bale Berdaya yang diwakili oleh Leyne Sagay.

Menjaga Warisan Budaya dan Mengangkat Kriya Lokal

Dalam arahannya, Hj. Ida Fitria menekankan pentingnya menjadikan Dekranas Expo 2025 sebagai momentum emas untuk mengangkat wastra dan kerajinan khas Sumbawa ke panggung nasional. Ia menyampaikan bahwa misi utama keikutsertaan ini bukan semata untuk pameran, melainkan untuk menciptakan kesempatan pasar, pengakuan identitas budaya, dan membuka akses UMKM ke jaringan nasional.

“Kita ingin produk-produk kita tidak hanya dipajang, tapi juga dikenal, dihargai, dan dicari,” tegas Ketua Dekranasda.

Stand Kabupaten Sumbawa akan diisi dengan produk-produk kriya unggulan seperti tenun Sumbawa, kerajinan tangan tradisional, dan berbagai produk hasil binaan Bale Berdaya yang selama ini mendampingi para pengrajin lokal.

Namun demikian, Hj. Ida juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tenun Sumbawa yang kini mulai terpinggirkan. Banyak penenun yang menjadikan aktivitas menenun sebagai pekerjaan sampingan, dengan jumlah pengrajin yang terus menyusut.

“Jika ini terus dibiarkan, tenun Sumbawa bukan tidak mungkin akan punah. Kita harus mulai melibatkan anak-anak muda dan menciptakan ruang agar mereka tertarik untuk menekuni kerajinan ini,” ujarnya penuh harap.

Tata Kelola Teknis dan Strategi Pameran

Sekretaris Dekranasda, Muhammad Irfan, S.P., M.M, menjelaskan bahwa stand pameran disediakan secara gratis oleh panitia pusat. Proses loading barang dan penataan stand dimulai pada 2 Juli hingga 7 Juli, dan pada 8 Juli area harus clean and clear.

Rapat juga membahas strategi kurasi produk, penyesuaian dengan regulasi expo yang tidak memperkenankan makanan/minuman di area utama, serta strategi tampilan booth agar mampu menarik perhatian pengunjung nasional.

Rapat ditutup dengan diskusi interaktif yang membahas jenis kerajinan yang akan diikutsertakan, teknik storytelling produk di lokasi expo, serta langkah lanjutan agar keikutsertaan ini benar-benar memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal Sumbawa.


Ulasan: Peluang, Tantangan, dan Arah Baru Kriya Sumbawa

Keikutsertaan Dekranasda Sumbawa di ajang Dekranas Expo 2025 bukan hanya simbol partisipasi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan revitalisasi warisan budaya lokal. Tenun dan kriya Sumbawa menyimpan potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan pendekatan modern, kolaboratif, dan berbasis pasar.

Ajang nasional ini juga menjadi platform branding bagi Kabupaten Sumbawa di hadapan jejaring buyer, kolektor kriya, hingga pengamat budaya. Upaya Dekranasda untuk membangun sinergi dengan lembaga seperti Bale Berdaya, juga menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif adalah kunci keberhasilan penguatan sektor ekonomi kreatif daerah.


Kesimpulan:
Rapat ini menandai kesiapan dan keseriusan Dekranasda Kabupaten Sumbawa dalam menyiapkan kehadiran yang kuat dan representatif di ajang nasional. Di balik pameran produk, tersimpan semangat untuk melestarikan budaya, memberdayakan pengrajin, dan menumbuhkan ekonomi lokal. (KH74)

Sumbawa untuk Indonesia — Wastra dan Kriya yang Mengakar Budaya, Menembus Pasar Global.


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa