BERITA DETAIL
Bupati Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026: Menuju Sumbawa yang Unggul dan Sejahtera

Bupati Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026: Menuju Sumbawa yang Unggul dan Sejahtera

11 Juni 2025   389

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/ 10 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah yang unggul dan sejahtera melalui perencanaan yang partisipatif dan berbasis data. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan RKPD Tahun 2026 oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang berlangsung di Aula Hotel La Grande, Sumbawa.

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Daerah, serta seluruh OPD terkait, yang mempertegas sinergi lintas sektor dalam membangun masa depan Kabupaten Sumbawa.

Lima Pilar Pembangunan Sumbawa

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa penyusunan RPJMD dan RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan roadmap pembangunan jangka menengah yang menyeluruh dan visioner. Visi pembangunan Kabupaten Sumbawa dirumuskan melalui lima misi utama, yakni:

  1. Unggul dalam pengelolaan Sumber Daya Alam secara berkelanjutan.

  2. Unggul di bidang Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya.

  3. Pemerintahan dan birokrasi yang akuntabel dan responsif.

  4. Perekonomian yang maju dan berdaya saing.

  5. Terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

“Keberhasilan visi ini memerlukan kolaborasi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan. Kita tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Bupati.

Program Prioritas: Beasiswa dan Digitalisasi Pelayanan Publik

Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram untuk penyaluran beasiswa kedokteran dan farmasi bagi putra-putri daerah. Program ini bertujuan memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan di masa depan.

Untuk meningkatkan kinerja birokrasi dan efektivitas layanan publik, Pemkab Sumbawa juga tengah mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan mendorong digitalisasi pelayanan publik, sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.

Dorong Hilirisasi dan Turunkan Kemiskinan

Sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, peternakan, perindustrian, dan pariwisata akan terus didorong melalui hilirisasi dan industrialisasi, guna menciptakan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.

Target ambisius pun ditetapkan:

  • Penurunan angka kemiskinan dari 12,87% (2024) menjadi 7,87% (2029).

  • Penurunan angka pengangguran terbuka dari 2,67% menjadi di bawah 2%.

  • Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 77,01 poin pada 2029.

“Ini bukan target yang mudah, tapi dengan kerja keras dan kebersamaan, InsyaAllah kita mampu,” ujar Bupati optimis.


Ulasan Redaksi: Komitmen Nyata untuk Transparansi dan Partisipasi Publik

Musrenbang kali ini menandai langkah maju Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan terukur. Melalui publikasi resmi kegiatan perencanaan strategis ini, masyarakat dapat mengakses informasi penting terkait arah dan prioritas pembangunan daerah.

Selain menjadi bentuk akuntabilitas publik, publikasi ini juga membuka ruang keterlibatan masyarakat dalam perumusan dan pengawasan kebijakan publik. Keterbukaan informasi seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan memperkuat demokrasi lokal yang sehat. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa