BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Statistik Sektoral dalam Rangka Satu Data Indonesia

Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Statistik Sektoral dalam Rangka Satu Data Indonesia

04 Juni 2025   80

 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/4 Juni 2025 — Dalam rangka mendukung implementasi program nasional Satu Data Indonesia (SDI), Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanudin, secara resmi membuka Rapat Pembinaan Statistik Sektoral yang berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Sumbawa, Rabu (4/6/2025). Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Dinas Kominfotiksandi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Drs. Hasanudin menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral merupakan proses berkelanjutan dan strategis. Ia menekankan pentingnya aspek teknis dalam kegiatan statistik seperti alokasi anggaran, lokasi yang relevan, serta waktu yang tepat. Menurutnya, data statistik merupakan fondasi utama perencanaan pembangunan, sehingga keandalan data sangat menentukan arah kebijakan pemerintah.

“Pemerintah pusat dan daerah saat ini berupaya mengembalikan fungsi data sebagai rujukan kebijakan. Melalui forum ini, kami berharap dapat membangkitkan kesadaran semua pihak akan pentingnya pengumpulan dan pelaporan data secara akurat dan terintegrasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Kadis Kominfotiksandi menyoroti tantangan terbesar yang dihadapi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni minimnya integrasi data ke dalam sistem nasional. Hal ini, katanya, sering menyebabkan proposal daerah tidak terakomodir oleh pusat akibat lemahnya validitas data.

“Statistik sektoral adalah tanggung jawab kolektif lintas instansi, bukan hanya milik BPS. Kegiatan statistik di setiap OPD harus melalui mekanisme Rekomendasi Kegiatan Statistik (Romantik) dan wajib mencerminkan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Gusti Ketut Indra Dewi, S.ST., M.Sc. dari BPS Kabupaten Sumbawa, turut hadir sebagai narasumber dan memaparkan pentingnya penguatan kelembagaan statistik dalam mendukung SDI. Ia menekankan bahwa setiap OPD adalah produsen data, bukan hanya BPS, sehingga sinergi dan literasi statistik di semua sektor pemerintahan perlu ditingkatkan.

“Rapat ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dan memastikan kualitas serta akuntabilitas data yang dihasilkan. Data yang andal adalah kunci pembangunan daerah yang terukur dan tepat sasaran,” tambahnya.


Ulasan Publikasi

Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun ekosistem data yang kuat, akurat, dan terintegrasi. Melalui penguatan statistik sektoral, Pemkab Sumbawa ingin memastikan bahwa setiap keputusan pembangunan berbasis pada data yang valid dan terpercaya, sesuai amanat Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Langkah ini sangat penting, terutama dalam konteks otonomi daerah dan kebutuhan daerah untuk dapat bersaing secara nasional. Integrasi data sektoral tidak hanya menjadi dasar pengambilan kebijakan, tetapi juga berperan penting dalam memperjuangkan alokasi program dan anggaran dari pemerintah pusat.

Dengan pelibatan aktif seluruh OPD, serta dukungan teknis dari BPS, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat menjadi contoh dalam penyelenggaraan tata kelola data yang modern dan transparan, guna mewujudkan pembangunan yang partisipatif, berbasis bukti, dan berkelanjutan. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa