BERITA DETAIL
AHH Sumbawa 2023 Lampaui Rata-rata NTB: Cermin Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

AHH Sumbawa 2023 Lampaui Rata-rata NTB: Cermin Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

04 Juni 2025   110

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan capaian positif dalam aspek pembangunan manusia. Berdasarkan data Statistik Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024, Angka Harapan Hidup (AHH) di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2023 mencapai 68,54 tahun, angka ini melampaui rata-rata AHH Provinsi NTB yang berada di bawahnya. Capaian ini merupakan bukti peningkatan kualitas hidup masyarakat Sumbawa yang konsisten sejak tahun 2022.

AHH merupakan salah satu komponen penting dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mengukur estimasi rata-rata usia hidup seseorang sejak lahir. Kenaikan AHH Sumbawa mencerminkan keberhasilan berbagai intervensi pemerintah daerah dalam memperbaiki layanan kesehatan, penyediaan fasilitas publik, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.


Dari Layanan hingga Akses: Strategi Peningkatan AHH di Kabupaten Sumbawa

Sejumlah kebijakan strategis telah mendorong peningkatan AHH dalam periode 2019–2023. Hal ini tercermin dari tren positif pada grafik AHH dan laju peningkatannya. Salah satu pendekatan yang signifikan adalah upaya peningkatan layanan kesehatan dasar yang merata, bahkan hingga ke desa-desa terpencil, serta pembangunan infrastruktur sanitasi dan air bersih.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga gencar menggerakkan edukasi gizi, pencegahan penyakit menular, dan program pengentasan stunting. Hasilnya, masyarakat kini memiliki akses layanan lebih baik, yang berdampak langsung terhadap penurunan angka kematian dini dan peningkatan usia harapan hidup.


Meskipun AHH Meningkat, Angka Morbiditas Perlu Diwaspadai

Namun demikian, data juga menunjukkan bahwa angka morbiditas (tingkat kesakitan) masyarakat Sumbawa masih tergolong tinggi. Tahun 2023, angkanya mencapai 17,51%, naik dari 15,70% pada tahun 2022. Ini menunjukkan bahwa masih banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan, baik ringan maupun berat.

Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar terus memperkuat preventif dan promotif kesehatan, terutama dalam mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit akibat gaya hidup tidak sehat. Peningkatan morbiditas, meskipun bersamaan dengan peningkatan AHH, bisa mengindikasikan kualitas hidup yang belum sepenuhnya sehat dan produktif.


Ulasan: Perlu Akselerasi Gaya Hidup Sehat dan Layanan Preventif

Capaian AHH Kabupaten Sumbawa yang berada di atas rata-rata Provinsi NTB adalah prestasi membanggakan, namun tantangan masih tersisa dalam hal kualitas hidup secara menyeluruh. Data ini mengisyaratkan perlunya akselerasi pada kampanye kesehatan preventif, peningkatan kesadaran hidup bersih dan aktif, serta peningkatan akurasi pencatatan data kesehatan agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran.

Transparansi dalam menyampaikan data ini kepada publik merupakan bentuk akuntabilitas dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun ekosistem hidup sehat di Sumbawa. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur, akan sangat menentukan keberlanjutan capaian ini ke depan. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa

sumber : Statistik Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024