BERITA DETAIL
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumbawa Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumbawa Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila

02 Juni 2025   69

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/2-6-2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (2/6/2025). Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Asisten Pemerintah Daerah, serta seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam amanatnya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momen penting untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjadikan Pancasila sebagai kompas moral, roh kebangsaan, dan dasar dalam pengambilan kebijakan serta tindakan.

“Pancasila adalah landasan hidup berbangsa dan bernegara. Melalui semangat Pancasila, mari kita bangun Sumbawa yang religius, adil, dan berdaya saing,” tegasnya.


Capaian 100 Hari Pemerintahan Jarot–Ansori: Fondasi Kuat Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih selama 100 hari pertama pemerintahan Jarot–Ansori. Di bidang tata kelola pemerintahan, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI setelah dua tahun sebelumnya mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ini menunjukkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

Dari sisi keagamaan dan sosial, Kabupaten Sumbawa sukses menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-38 tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 dan berhasil menempati peringkat ke-4 dari 10 kabupaten/kota di NTB.


Kemajuan di Sektor Pertanian dan Industri Strategis Nasional

Bupati juga memaparkan apresiasi dari Menteri Pertanian Republik Indonesia atas peningkatan signifikan produksi pertanian Kabupaten Sumbawa, khususnya pada komoditas padi dan jagung.

“Sumbawa kini ditetapkan sebagai lokasi ekspor jagung nasional, dan pada 17 Juni 2025 mendatang, ekspor perdana akan dilepas langsung oleh Menteri Pertanian di Pelabuhan Badas,” ungkapnya.

Selain itu, Sumbawa juga telah ditetapkan sebagai salah satu dari dua lokasi industri garam nasional di Indonesia bersama Pulau Madura. Penetapan ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, memperkuat posisi Sumbawa dalam sektor industri strategis nasional.


Gerakan Subuh Berjamaah dan Bersedekah: Membangun Spirit Sosial dan Religius

Dalam penutup amanatnya, Bupati Sumbawa mendorong masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong melalui gerakan salat subuh berjamaah dan gerakan bersedekah, yang telah mulai berjalan di sejumlah masjid. Gerakan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat kepedulian sosial dan solidaritas antarwarga, sekaligus sebagai upaya bersama dalam mengentaskan kemiskinan.

“Kita perlu menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Ini adalah kekuatan khas bangsa Indonesia yang berakar dari nilai-nilai Pancasila,” tutup Bupati.


Ulasan Singkat: Dari Pancasila ke Aksi Nyata Pembangunan

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Sumbawa tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun menjadi tonggak penting untuk menguatkan ideologi dalam praktik pembangunan. Pemerintahan Jarot–Ansori menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila dapat diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata—baik dalam peningkatan tata kelola pemerintahan, pembangunan pertanian dan industri, hingga penguatan nilai religius masyarakat.

Dengan fondasi yang semakin kuat di awal masa kepemimpinan, Kabupaten Sumbawa bergerak menuju pembangunan yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan, selaras dengan semangat Pancasila sebagai jiwa bangsa. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa