Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/21 Mei 2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 yang digelar di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sejumlah perwakilan OPD terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, serta kader-kader Posyandu dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa keberadaan Posyandu merupakan pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata para kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
“Kabupaten Sumbawa memiliki 756 Posyandu aktif yang tersebar di seluruh wilayah. Posyandu kini tidak lagi hanya melayani penimbangan balita, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, bahkan sebagai sumber data dan pusat edukasi,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan perlunya penguatan kelembagaan dan profesionalisme kader Posyandu. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengorganisasi program kerja posyandu secara lebih baik dan mempercepat digitalisasi pelayanan, termasuk dalam pencatatan data dan pelaporan hasil kegiatan di lapangan.
“Digitalisasi Posyandu adalah langkah penting agar kita punya data kesehatan masyarakat yang akurat, cepat, dan terintegrasi. Data ini akan jadi dasar dalam mengambil kebijakan publik yang tepat sasaran,” imbuhnya.
Kegiatan Rakor Tim Pembina Posyandu ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat pelayanan dasar di desa, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak, gizi, dan imunisasi. Upaya ini selaras dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang sehat, unggul, dan sejahtera.
Dalam konteks pembangunan daerah, Bupati Sumbawa mengarahkan agar Posyandu tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dalam program-program pembangunan desa, seperti stunting, pengentasan kemiskinan, dan ketahanan keluarga.
Dengan melibatkan berbagai pihak termasuk TP PKK, Dinas Kesehatan, dan DPMD, Pemkab Sumbawa berharap ke depan Posyandu bisa menjadi ikon pelayanan publik yang berkelas dan berbasis teknologi, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dan budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, Bupati mengajak seluruh kader Posyandu untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat jejaring, serta mengedepankan kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari desa.
“Mari kita jadikan Posyandu sebagai bagian penting dari wajah pelayanan publik yang modern, inklusif, dan manusiawi di Kabupaten Sumbawa,” tutup Bupati H. Jarot. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa