BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa Tambah Penyertaan Modal ke PT. BPR NTB Perseroda, Bupati Optimistis Tingkatkan PAD

Pemkab Sumbawa Tambah Penyertaan Modal ke PT. BPR NTB Perseroda, Bupati Optimistis Tingkatkan PAD

15 Mei 2025   128

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/14 Mei 2025 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dalam rangka penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap rencana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB Perseroda, serta penyampaian pendapat akhir bupati.

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumbawa tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Asisten Administrasi Umum, OPD terkait, serta para anggota DPRD Kabupaten Sumbawa.

Penyertaan Modal Tanah Senilai Rp7 Miliar Lebih

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa penyertaan modal kali ini berupa aset tanah dengan nilai sebesar Rp7.077.826.100. Dengan penyertaan ini, akumulasi saham Pemerintah Kabupaten Sumbawa di PT. BPR NTB Perseroda akan meningkat dari Rp19,64 miliar menjadi Rp26,72 miliar.

“Penambahan saham ini kami yakini akan berkontribusi besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan, khususnya melalui dividen yang diberikan BPR NTB kepada pemerintah daerah,” jelas Bupati.

Dasar Pertimbangan: Kinerja Sehat dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Bupati juga menambahkan bahwa langkah penanaman modal ini telah didasari dengan pertimbangan yang cermat, mengingat:

  • Kinerja operasional PT. BPR NTB Perseroda yang terus menunjukkan tren positif;

  • Laporan keuangan bank yang dinilai sehat dan akuntabel;

  • Kondusivitas daerah di NTB yang mendukung iklim investasi.

Menurut Bupati, upaya ini juga merupakan strategi fiskal untuk membantu Pemkab Sumbawa dalam mencapai rasio biaya rutin 30% dari total APBD, sebagaimana ditargetkan oleh pemerintah pusat. Salah satu cara untuk menyeimbangkan postur APBD adalah dengan meningkatkan kapasitas pendapatan asli daerah, termasuk dari sektor perbankan daerah.


Analisis dan Implikasi Strategis

???? Potensi Dampak Positif

  • Peningkatan PAD melalui dividen BPR yang lebih besar, mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

  • Optimalisasi aset tidak produktif (tanah) menjadi sumber investasi jangka panjang.

  • Peningkatan kapasitas fiskal daerah, sehingga lebih leluasa dalam belanja pembangunan.

???? Risiko dan Catatan Penting

  • Perlu pengawasan dan audit berkala terhadap kinerja BPR NTB untuk memastikan penyertaan modal memberikan hasil optimal.

  • Dibutuhkan transparansi penuh dalam pencatatan nilai aset dan penyusunan neraca keuangan daerah pasca-penyertaan.

  • Komunikasi publik perlu diperkuat untuk menjelaskan tujuan jangka panjang penyertaan modal kepada masyarakat.


Kesimpulan

Langkah strategis Pemkab Sumbawa dalam memperbesar penyertaan modal di PT. BPR NTB Perseroda adalah kebijakan fiskal proaktif yang mengarah pada peningkatan PAD secara berkelanjutan. Namun demikian, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada:

  • Kinerja dan tata kelola BPR NTB,

  • Transparansi pemanfaatan dividen,

  • Pengelolaan aset secara profesional dan akuntabel. (KH74)

 


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa