BERITA DETAIL
Pemkab Sumbawa dan Kemendagri Perkuat Sinergi Pengusulan Dana APBN dan CSR untuk Pembangunan Daerah

Pemkab Sumbawa dan Kemendagri Perkuat Sinergi Pengusulan Dana APBN dan CSR untuk Pembangunan Daerah

07 Mei 2025   157

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/6 Mei 2025 – Dalam rangka mengoptimalkan akses terhadap sumber pendanaan pembangunan dari pusat dan sektor swasta, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Sosialisasi Penyusunan Usulan Dana APBN dan Dana CSR, bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., pada Selasa (6/5/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Didik Untung Wijayadi, SH, perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI sebagai narasumber, serta para pejabat struktural lingkup Pemkab Sumbawa mulai dari staf ahli, asisten, kepala dinas dan badan, sekretaris dan kepala bidang, hingga kepala bagian.

Bupati: Sinergi Pusat dan Daerah Penting untuk Akselerasi Pembangunan

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Sumbawa untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, guna mempercepat capaian visi pembangunan Kabupaten Sumbawa 2025–2029, yaitu menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera.

“Untuk mencapai visi tersebut, kita perlu meningkatkan kualitas SDM, memperkuat nilai-nilai sosial budaya, mengelola SDA secara berkelanjutan, membangun infrastruktur merata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Jarot.

Namun demikian, ia mengakui bahwa keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi tantangan utama dalam menjalankan agenda pembangunan. Oleh karena itu, dibutuhkan optimalisasi akses terhadap sumber pendanaan alternatif, seperti APBN, DAK, DBH, hibah, KPBU, CSR, dan lainnya.

Perangkat Daerah Diminta Siapkan Usulan Program yang Terukur dan Berbasis Data

Lebih jauh, Bupati mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan program, mulai dari penyusunan proposal kegiatan yang terukur, berbasis data, serta selaras dengan arah kebijakan nasional.

“Saya harap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman teknis dalam menyiapkan usulan program pembangunan yang bersumber dari APBN maupun CSR,” ungkapnya.

Bupati pun menekankan pentingnya menjalin komunikasi aktif dan produktif antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta dunia usaha demi membuka lebih banyak peluang pendanaan pembangunan.

Ulasan: Menghubungkan Perencanaan Daerah dengan Sumber Daya Nasional

Kegiatan ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membuka ruang partisipasi lintas sektor guna memperkuat fondasi pembangunan daerah. Kolaborasi dengan Kemendagri RI tidak hanya menjadi langkah strategis dalam penguatan kapasitas perencanaan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional.

Dengan akses informasi langsung dari narasumber pusat, perangkat daerah kini memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menyusun usulan program pembangunan yang kompetitif dan feasible untuk memperoleh pendanaan dari APBN dan CSR.

Sosialisasi ini juga memperlihatkan bagaimana Pemkab Sumbawa berupaya keras menjawab tantangan keterbatasan anggaran melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis data, sehingga pembangunan tidak hanya berjalan, tapi juga terarah, terukur, dan berkelanjutan. (KH74)


artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa.