Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/6 Mei 2025 – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan pelepasan hewan kurban yang akan dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia. Acara ini berlangsung di Sumbawa dan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia, didampingi Wakil Bupati Sumbawa serta sejumlah instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Karantina Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Sumbawa beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB atas koordinasi, kerja sama, dan sinergi yang selama ini telah terjalin secara baik.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan guna memastikan kesehatan dan keamanan ternak, serta mencegah penyebaran penyakit. Ini menjadi sangat penting terlebih menjelang Idul Adha, ketika permintaan hewan kurban meningkat signifikan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, hingga 3 Mei 2025, suplai sapi potong dari NTB untuk kebutuhan kurban di wilayah Jabodetabek dan Sumatera telah mencapai 22.989 ekor, yang menunjukkan tingginya kontribusi daerah dalam memenuhi kebutuhan nasional.
Selain sektor peternakan, Kepala Barantin juga menyoroti pentingnya pemantauan produksi jagung sebagai komponen vital dalam bahan baku pakan ternak. NTB dikenal sebagai daerah yang memiliki komoditas pertanian dan perikanan yang beragam, di antaranya sapi, jagung, DOC ayam, daging sapi, telur ayam tetas, dan lainnya.
Beberapa komoditas unggulan dari NTB bahkan telah menembus pasar ekspor internasional, seperti vanili, kopi, dan mutiara air laut.
“Dukungan Badan Karantina Indonesia melalui BKHIT Nusa Tenggara Barat sangat penting dalam memberikan pelayanan jasa karantina yang optimal. Kami akan terus meningkatkan sumber daya dan fasilitas dengan menerapkan sistem manajemen terintegrasi,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan simbolisasi pelepasan sapi kurban oleh Kepala Badan Karantina Indonesia yang didampingi Wakil Bupati Sumbawa, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kelancaran distribusi komoditas hewan secara nasional.
Kegiatan ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan hewani menjelang hari besar keagamaan nasional. Kabupaten Sumbawa, sebagai salah satu lumbung ternak di Indonesia, telah membuktikan kapasitasnya dalam menyuplai hewan kurban secara besar-besaran dengan tetap memperhatikan standar kesehatan hewan dan kelayakan konsumsi.
Apresiasi dari Badan Karantina Indonesia terhadap Pemkab Sumbawa juga menjadi indikator positif atas keberhasilan manajemen komoditas unggulan daerah, mulai dari aspek produksi, distribusi, hingga pelayanan karantina. Peningkatan layanan jasa karantina dan manajemen data komoditas juga menunjukkan arah pembangunan yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong ekonomi lokal berbasis pertanian dan peternakan, memperkuat posisi daerah sebagai penyokong kebutuhan nasional, sekaligus membuka peluang lebih luas ke pasar ekspor. (KH74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa