Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/2 Mei 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Dialog Pendidikan yang berlangsung di Auditorium Universitas Sumbawa, Jum'at pagi (2/5/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dan dihadiri oleh PLT Kadis Dikbud Drs. Irawan Subekti, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Rektor Universitas Sumbawa, serta ratusan peserta yang terdiri dari para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik dari seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.
Dalam laporan pembukaannya, PLT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berdialog langsung dengan insan pendidikan. "Silaturahim ini penting untuk mempererat komunikasi serta menjadi ajang diskusi terkait arah dan masa depan pendidikan di Kabupaten Sumbawa," ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menekankan pentingnya keteladanan guru dalam membangun karakter masyarakat yang lebih baik. “Guru harus menjadi contoh dalam meningkatkan kedisiplinan dan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti potensi ekonomi lokal yang bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat, seperti industri garam dan kopi. Menurutnya, peningkatan nilai tambah dari produk lokal akan berdampak signifikan pada penguatan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh peserta dialog untuk terus membangun semangat kebersamaan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga dan mendukung kegiatan keagamaan serta sosial yang dapat menyatukan masyarakat, seperti kegiatan STQH ke-28 yang baru-baru ini dilaksanakan.
Di sela kegiatan, Bupati juga mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan oleh tenaga pendidik. Mereka menyampaikan pentingnya perhatian terhadap aspek operasional seperti pengadaan kendaraan dinas untuk keperluan pengawasan sekolah serta peningkatan pemahaman tata kelola keuangan agar tidak terbentur masalah hukum di kemudian hari.
“Sebagian besar dari mereka tidak menyampaikan hal-hal prinsipil, melainkan keinginan untuk lebih dekat dengan pemerintah, berdialog langsung, dan mendapat pemahaman yang baik tentang sistem pengawasan dan pengelolaan anggaran pendidikan,” ungkap Bupati saat diwawancarai usai acara.
Dialog ini menjadi refleksi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun sektor pendidikan yang lebih partisipatif, transparan, dan humanis. Bupati berharap acara serupa bisa terus digelar sebagai wadah interaktif antara pemangku kepentingan pendidikan dan pemerintah daerah.
“Hari Pendidikan Nasional bukan hanya seremonial, melainkan saat yang tepat untuk mengevaluasi dan memperkuat fondasi pendidikan kita agar lebih inklusif, adaptif, dan kontekstual dengan potensi daerah,” pungkas Bupati Jarot. (KH74)
Artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa