Sumbawa, ppid,sumbawakab.go.id/30 April 2025 – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-28 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung di Kabupaten Sumbawa secara resmi ditutup oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si, mewakili Gubernur NTB. Acara penutupan berlangsung meriah di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Rabu malam (30/4/2025), dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, para Bupati/Walikota atau perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-NTB, jajaran Forkopimda, OPD, dan seluruh kafilah dari 10 kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa bangga dan syukur atas suksesnya pelaksanaan STQH ini, seraya menegaskan bahwa keberhasilan ini bukanlah akhir, namun awal dari ikhtiar membangun generasi Qur’ani yang akan membawa masa depan daerah dan bangsa.
“Selama enam hari pelaksanaan STQH, denyut ekonomi masyarakat ikut menggeliat. Ini adalah bukti nyata bahwa kegiatan keagamaan juga membawa keberkahan ekonomi. Dengan percaya diri, Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah MTQ dan STQH tingkat Nasional,” ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah.
Sementara itu, Asisten I Setda NTB, mewakili Gubernur, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan Pemkab Sumbawa yang telah menjadi tuan rumah yang baik. Menurutnya, STQH tidak hanya sebagai ajang lomba, tapi juga sebagai media dakwah, pendidikan moral, dan penguat solidaritas sosial antar daerah di NTB.
“STQH adalah momentum untuk menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber energi membangun daerah. Kita semua bersyukur, karena keberkahan STQH ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dari hasil penilaian dewan juri, Kabupaten Sumbawa berhasil menempati peringkat ke-4 dari 10 kabupaten/kota se-NTB dengan perolehan nilai 128 poin, termasuk menyumbangkan beberapa peserta terbaik di berbagai cabang lomba, seperti Tilawah Dewasa, Hifzhil Qur’an, dan Musabaqah Hadits.
Adapun peringkat tiga besar daerah terbaik adalah sebagai berikut:
Kabupaten Lombok Tengah – 178 poin
Kota Mataram – 152 poin
Kabupaten Lombok Timur – 137 poin
STQH ke-28 bukan sekadar kompetisi religius, tetapi menjadi ajang strategis dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani, mempererat ukhuwah islamiyah antar umat, dan memberikan efek positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Selama berlangsungnya kegiatan, UMKM dan sektor pariwisata juga merasakan manfaat dari kunjungan peserta, pendamping, dan wisatawan religi dari berbagai daerah.
Kesuksesan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa mampu menjadi tuan rumah event besar berskala provinsi, bahkan menunjukkan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah di level nasional.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan partisipasi aktif selama STQH berlangsung. Penutupan ini bukan akhir dari kegiatan, tetapi awal dari perjalanan menyemai nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.
"Mari kita jadikan semangat STQH ini sebagai suluh kehidupan, dan membawa Al-Qur’an lebih dekat di hati masyarakat," ajak Bupati. (KH74)