Sumbawa ppid.sumbawakab.go.id/Besar, 24 April 2025 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori secara resmi menutup kegiatan Training Center Kafilah Kabupaten Sumbawa dalam rangka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-28 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025, Kamis (24/4/2025) di Aula Hotel Suci, Sumbawa.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumbawa, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para pelatih dan peserta Kafilah STQH Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Training Center dengan penuh semangat dan dedikasi.
“Training center ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi STQH ke-28 tingkat Provinsi NTB yang akan kita gelar mulai tanggal 25 April hingga 1 Mei 2025, di Kabupaten Sumbawa,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa menjadi tuan rumah STQH bukan hanya sekadar menyambut tamu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas masyarakat Sumbawa sebagai daerah yang religius, ramah, dan bersemangat menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits.
“Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya dibekali dengan teknik dan kemampuan, tetapi juga mentalitas dan nilai spiritual. Diharapkan mereka dapat tampil percaya diri, membawa nama baik daerah, dan meraih prestasi membanggakan,” lanjutnya.
Wabup juga menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh peserta agar tampil maksimal dalam ajang STQH nanti.
“Tampilkan kemampuan terbaikmu dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Jadilah duta yang membawa nama baik daerah, dan tanamkan bahwa setiap langkahmu adalah ibadah,” pesan Wakil Bupati penuh semangat.
Kegiatan Training Center ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membina generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berprestasi. Dengan menjadi tuan rumah STQH ke-28 tingkat Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa tidak hanya mengemban tanggung jawab teknis, tetapi juga amanah moral untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Penutupan Training Center ini menandai kesiapan penuh Kafilah Kabupaten Sumbawa untuk berlaga dalam STQH tahun ini, sekaligus sebagai bentuk transparansi publik bahwa Pemkab Sumbawa secara aktif mendukung kegiatan keagamaan yang bersifat pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia. (KH74)
Artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa