BERITA DETAIL
Bupati H. Jarot Ajak Warga Perkuat Ukhuwah dan Semangat Kebersamaan dalam Halal Bihalal Griya Idola

Bupati H. Jarot Ajak Warga Perkuat Ukhuwah dan Semangat Kebersamaan dalam Halal Bihalal Griya Idola

14 April 2025   127

 


 

Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/13 April 2025 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Masjid Baitussalam Dusun Griya Idola, Desa Labuhan Sumbawa pada Ahad pagi. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot.

Kegiatan ini menjadi wadah silaturrahmi yang mempertemukan unsur pemerintah dengan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan ini Camat Labuhan Badas, Awaluddin Safari, SH, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, Kepala Dusun Griya Idola, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.

Pesan Keagamaan dan Kebersamaan

Dalam taushiyah yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., MM.Inov, masyarakat diajak untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga harmoni sosial, dan meneruskan semangat kebersamaan setelah bulan suci Ramadhan.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya juga menekankan pentingnya Gerakan Shalat Subuh Berjamaah dan Bersedekah, yang merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, Subuh adalah waktu strategis untuk membangkitkan spiritualitas dan solidaritas sosial.

“Shalat Subuh adalah titik awal kebangkitan. Bangsa yang besar dimulai dari umat yang bangun pagi, yang shalat berjamaah, dan yang gemar bersedekah,” ujarnya.

Dukungan untuk STQH dan Aksi Cepat Tanggapi Masalah Petani

Bupati juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menyukseskan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi NTB yang akan digelar di Kabupaten Sumbawa mulai 25 April 2025. Ia menilai, ajang religius tersebut harus menjadi momentum memperkuat identitas Sumbawa sebagai daerah religius dan ramah tamu.

Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan komitmen serius dalam merespon persoalan-persoalan mendesak, khususnya terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah dan jagung yang belakangan menimbulkan keresahan petani. Harga pasar yang lebih rendah dari HPP membuat mitra swasta enggan membeli, dan ini menjadi tantangan besar.

“Kami tidak tinggal diam. InsyaAllah besok saya akan langsung ke Jakarta untuk bertemu Menteri Pertanian dan Bulog. Ini bukan hanya masalah petani Sumbawa, tapi persoalan nasional,” tegasnya.


ULASAN: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Pilar Utama Kemajuan Sumbawa

Kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar ajang silaturrahim, melainkan simbol penting dari pendekatan kepemimpinan yang humanis dan partisipatif. Kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat mempertegas bahwa pemerintah hadir bersama rakyat dalam suka dan duka.

Pesan-pesan yang disampaikan Bupati menunjukkan arah kepemimpinan yang menyatu antara pembangunan spiritual, sosial, dan ekonomi. Dorongan untuk gerakan subuh berjamaah dan sedekah adalah bentuk transformasi sosial yang sangat dibutuhkan, apalagi di tengah arus modernisasi.

Di sisi lain, langkah cepat Bupati dalam merespon isu krusial pertanian mencerminkan kepemimpinan proaktif dan berorientasi solusi. Ketika kebijakan nasional belum sepenuhnya berpihak, maka keberanian kepala daerah untuk “mengetuk pintu pusat” menjadi kunci keberhasilan dalam menyuarakan aspirasi rakyat.

Melalui momen seperti ini, visi besar Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera bukan hanya jargon, tetapi semakin tampak realisasinya melalui kedekatan pemimpin, penguatan spiritual masyarakat, dan keberpihakan nyata terhadap kesejahteraan petani.


sumber : Fb Prokopim Sumbawa

Artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa