BERITA DETAIL
Bupati Sumbawa Tekankan Kerja Cepat dan Sinergi Lintas Sektor Dalam Halal Bihalal Pemkab Sumbawa

Bupati Sumbawa Tekankan Kerja Cepat dan Sinergi Lintas Sektor Dalam Halal Bihalal Pemkab Sumbawa

11 April 2025   118

 

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/11 April 2025 — Dalam upaya mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyerukan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja cepat kepada seluruh jajaran pemerintah daerah.

Pernyataan ini disampaikan saat Bupati H. Jarot menghadiri kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Jumat pagi.

Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa tantangan pembangunan tidak bisa menunggu. Maka dari itu, menurutnya, seluruh aparatur pemerintah harus menunjukkan respon cepat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Respon Cepat Hadapi Masalah Pertanian

Sebagai contoh konkret, Bupati menyinggung masalah pelik yang tengah terjadi di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Ia mengungkapkan bahwa saat ini stok jagung di Bulog mencapai 26.000 ton, sementara kapasitas gudang hanya 10.000 ton. Di sisi lain, petani sudah bersiap panen dalam waktu dekat.

“Panen petani sudah di depan mata. Pertanyaannya, ke mana kita akan bawa hasil panen ini? Siapa yang akan membeli?” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menyoroti keberatan pihak swasta yang enggan membeli jagung dengan harga HPP Rp 5.500/kg, karena harga jual di pabrik Surabaya hanya Rp 5.300/kg. Kondisi ini dinilai sangat merugikan petani lokal jika tidak segera diatasi.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bertindak cepat dengan mengirim surat resmi ke Kementerian Pertanian, Bulog Nasional, Badan Pangan Nasional, dan Gubernur NTB. Dalam waktu kurang dari 24 jam, respons datang dari Deputi Pangan Nasional yang kemudian menggelar Zoom Meeting bersama 21 stakeholder pusat.

“Ini bukti bahwa kerja cepat dan sinergi lintas sektor itu penting. Jangan hanya bicara di lokal, hasilnya bisa nihil,” tegas Bupati sambil menyisipkan pepatah lokal, “Saling pungit sama nonda bulu otak.”

Momentum Silaturahmi, Bangun Semangat Baru

Bupati H. Jarot menutup sambutannya dengan pesan bahwa momen Halal Bihalal bukan sekadar ajang saling memaafkan, tetapi juga titik tolak untuk membangun semangat baru. Ia mengajak seluruh ASN dan stakeholder pemerintahan untuk bekerja lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif demi mewujudkan Sumbawa yang maju dan sejahtera.


Ulasan Singkat:

  • Topik Utama: Halal Bihalal Pemkab Sumbawa sekaligus penegasan Bupati akan pentingnya percepatan pembangunan.
  • Sorotan Isu: Persoalan jagung dan keterbatasan gudang Bulog, serta inisiasi koordinasi cepat lintas kementerian.
  • Makna Strategis: Menunjukkan komitmen kepemimpinan daerah dalam menghadirkan solusi cepat, adaptif, dan kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
  • Nilai Tambah: Penguatan tata kelola pemerintahan responsif berbasis data dan kebijakan terukur.(KH74)

sumber : Fb prokopim Sumbawa

Artikel ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa