Sumbawa Besar, ppid,sumbawakab.go.id/ 9 April 2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 M/1446 H yang diselenggarakan di Masjid Darussalam, Sumbawa. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, OPD terkait, serta ratusan calon jamaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya kegiatan manasik haji sebagai sarana pembekalan ilmu dan praktik bagi para calon jamaah sebelum berangkat ke tanah suci.
“Bimbingan manasik ini bukan hanya formalitas, tetapi sangat penting agar calon jamaah dapat memahami seluruh rukun dan tata cara ibadah haji secara benar, tertib, aman, dan sesuai tuntunan syar’i. Dengan begitu, ibadahnya bisa lebih khusyuk dan mabrur,” ujar Bupati.
Pada musim haji tahun 2025 ini, Kabupaten Sumbawa memberangkatkan 286 orang calon jamaah haji, dengan cadangan sebanyak 10 orang. Para jamaah tersebut disebut sebagai "tamu-tamu Allah SWT", yang telah dipilih untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada para jamaah untuk menjadi duta Sumbawa di Tanah Suci. Beliau juga berpesan agar seluruh jamaah senantiasa:
“Jangan ada rasa sombong dalam hati. Luruskan niat, bertawakal, dan serahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Haji bukan sekadar perjalanan, tetapi pengabdian,” pesannya penuh makna.
Bimbingan manasik haji merupakan tahapan krusial dalam menyiapkan jamaah menghadapi ibadah yang kompleks dan spiritual di tanah suci. Dengan mengikuti bimbingan ini, para calon haji tidak hanya memahami teori, tetapi juga melatih diri secara fisik, mental, dan rohani.
Langkah Bupati Sumbawa yang hadir langsung membuka kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji. Dukungan ini diharapkan bisa memotivasi para jamaah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar perjalanan ibadah mereka berlangsung khusyuk, aman, dan lancar.
Manasik juga menjadi ajang penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara jamaah, yang sangat dibutuhkan saat berada di negeri orang dengan iklim dan kondisi yang jauh berbeda dari tanah air.
Semoga seluruh jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keselamatan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa predikat haji yang mabrur.
Artikel ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa