Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/8 April 2025 – Mengawali aktivitas pemerintahan usai libur Idul Fitri 1446 H, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. memimpin langsung Apel Pagi Hari Pertama Masuk Kerja yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (8/4/2025). Turut hadir dalam apel tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Asisten, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Setda Kabupaten Sumbawa.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur dan semangat baru usai sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan dan libur Hari Raya. Ia menyebut, momen kembalinya seluruh ASN ke lingkungan kerja adalah saat yang tepat untuk memulai langkah-langkah percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.
“Saya dan Wakil Bupati sudah sebulan menjabat dan mengemban amanah dari masyarakat. Hari ini, saya mengajak seluruh ASN untuk bekerja sungguh-sungguh, optimal, dan bekerja keras demi mewujudkan percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” tegas Bupati.
Dalam upayanya mendorong efektivitas dan efisiensi kerja, Bupati Sumbawa memperkenalkan sistem kerja berbasis manajemen terukur melalui formulasi “3W”, yakni:
“Dengan 3W ini, kita ingin memastikan setiap program OPD terukur dan tepat waktu. Nantinya akan ditindaklanjuti melalui Zoom Meeting mingguan untuk mengevaluasi progres program masing-masing OPD,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa pola ini akan membentuk ritme kerja yang lebih disiplin, transparan, dan akuntabel, serta mendukung realisasi target pembangunan yang terstruktur dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Bupati Sumbawa juga menegaskan pentingnya integritas dan kepercayaan dari pemerintah pusat. Menurutnya, ada tiga kriteria penting yang harus dimiliki oleh pemerintah daerah agar dipercaya dan didukung oleh pusat, yaitu:
“Kita ingin menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa mampu menjadi mitra yang kredibel bagi pemerintah pusat. Program yang sudah disusun harus diselesaikan tepat waktu, dengan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Pidato dan langkah awal Bupati Sumbawa pada hari pertama kerja pasca Idul Fitri menjadi sinyal kuat bahwa periode pemerintahan Jarot–Ansori bukan sekadar seremonial, tetapi langsung tancap gas membangun fondasi kerja yang profesional dan terstruktur. Pendekatan "3W" menjadi simbol penguatan budaya kerja yang efisien, di mana kinerja akan terpantau secara real-time dan berbasis akuntabilitas.
Selain itu, penekanan terhadap tiga kriteria pemerintah yang dapat dipercaya menunjukkan arah strategis kepemimpinan daerah yang siap bersinergi dengan pemerintah pusat, sekaligus berorientasi pada hasil nyata di tengah masyarakat.
Dengan semangat baru dan arah yang jelas, diharapkan langkah ini akan membawa Kabupaten Sumbawa menuju visi "Unggul, Maju, dan Sejahtera" secara lebih cepat dan terukur.
Artikel ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa